Melawan saat akan Ditangkap, Begini Nasib Pelaku Penyentruman Ikan

Salah seorang pelaku penyetruman ikan, Zul (32) saat diamankan petugas.

Laporan : Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Satu dari dua pelaku penyentruman ikan di sungai Rawas Desa Surulangun, yakni Zul (32) warga Desa Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara berhasil diamankan.

Bacaan Lainnya

Pelaku diamankan setelah berkelahi dengan petugas saat hendak ditangkap, Jumat (28/5/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Penangkapan pelaku sesuai dengan LP/A-29/V/2021/Sumsel/Muratara, tanggal 28 Mei 2021. Pelaku melanggar Pasal 84 ayat (1) Undang–undang RI Nomor 31 Tahun 2004 Jo Pasal 100 B Undang-Undang RI Nomor 45 tahun 2009 Tentang Perikanan.

Peristiwa terjadi Jumat (28/5/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Bermula dari pelapor Reka, Ketua anggota LPPAS (Lembaga Persatuan Peduli Aliran Sungai) Musi Rawas Utara di bagian lapangan melakukan patroli di sekitar Sungai Rawas Desa Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.

Kemudian, pelapor melihat satu unit perahu sedang berada di tepi sungai. Lalu pelapor bersama anggota lainnya menghampiri perahu tersebut. Setelah mereka menghampiri perahu tersebut terdapat dua orang berada di tepi sungai. Pelapor melihat banyak ikan berada di dalam perahu tersebut.

Kemudian pelapor menanyakan ikan tersebut dari mana. Dan pelapor melihat di dalam perahu tersebut terdapat alat setrum. Kemudian pelapor berkata kepada mereka ikan tersebut hasil setruman.

Namun pelaku tidak memberi jawaban, setelah pelapor menanyakan hal tersebut kepada mereka , satu orang pelaku dari mereka langsung melarikan diri dengan cara melompat ke sungai dan berhanyut berenang ke tepi sungai di seberang. Dan pelapor dan anggota melihat pelaku hendak melarikan diri.

Pelapor langsung memegang tangan pelaku yang di duga melakukan penangkapan ikan menggunakan setrum. Namun pelaku sempat melawan dan berusaha melarikan diri, kemudian pelapor sempat berkelahi dengan pelaku. Lalu pelaku berhasil diamankan anggota LPPAS beserta barang bukti dan dibawa ke Polres Muratara untuk diproses secara hukum yang berlaku.

Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat dalam press release-nya membenarkan bahwa pelaku penyentruman ikan ditangkap.

“Benar pelaku penyentruman ikan sudah diamankan,” pungkasnya.

Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit perahu kayu berwarna kuning beserta mesin, satu unit genset listrik ,satu buah jaring bergagang kayu sepanjang +/- 3 meter untuk menyetrum ikan. Kemudian ikan hasil sentruman dan satu unit angkong berwarna merah. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.