Maraknya Premanisme dan Pungli, Polres OKU Timur Luncurkan Aplikasi Amani

Launching aplikasi Amani, di halaman Mapolres OKU Timur, Jumat (29/10/2021).

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Guna mengantisipasi terjadinya aksi peremanisme dan pungutan liar (pungli), Polres OKU Timur luncurkan aplikasi Amani (Anti Premanisme dan Pungli). Aplikasi ini merupakan terobosan baru yang dilakukan polres OKU Timur.

Read More

Aplikasi Amani ini bisa didownload melalui PlayStore, yang bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir aksi premanisne dan pungli yang cukup marak dan meresahkan masyarakat. Demikian diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK saat launching aplikasi Amani, di halaman Mapolres OKU Timur, Jumat (29/10/2021).

Kapolres mengatakan, pihaknya memandang pentingnya aplikasi Amani, apalagi Presiden sempat gerah dengan maraknya aksi premanisme dan pungli.

“Premanisme dan pungli ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Premanisme terjadi dilatarbelakangi orang yang tidak punya pekerjaan. Oleh karena itu kita luncurkan aplikasi ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” ujar Kapolres.

Dijelaskannya lagi, dengan adanya aplikasi Amani ini pihaknya memberikan sarana agar masyarakat bisa segera melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindak premanisme dan pungli.

“Silahkan laporkan, nanti petugas akan menginput laporan dalam bentuk notifikasi dan langsung direspon oleh petugas yang berada terdekat di lokasi yang dilaporkan. Jika berkenaan dengan tindak pidana akan langsung diproses dan jika tidak terkait pidana akan dilakukan pembinaan,” jelas Kapolres.

Setelah menindaklanjuti laporan yang diterima, selanjutnya petugas akan melaporkan tindakan yang telah dilakukan, dan pelapor memberikan respon bintang.

Sementara itu, Wakil Bupati OKU Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha, sangat mengapresiasi aplikasi Amani Polres OKU Timur. Terlebih Pemkab OKU Timur sendiri belum ada launching aplikasi apapun yang berkaitan dengan masyarakat langsung.

“Inisiatif Polres OKU Timur ini merupakan suatu inovasi yang baru. Jika selama ini aksi premanisme dishare di medsos, sekarang bisa dilaporkan ke kepolisian.  Manfaatkan aplikasi ini dan terus disosialisasikan dengan melibatkan Camat dan Kapolsek,” ucap Wabup. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.