Mang Madot Kenalkan Varian Baru Jajanan Bahan Baku Manggalo

Di tangan Maryadi, Manggalo bisa dieksplorasi menjadi olahan makanan yang lezat.

PALI, Sumselupdate.com – Jika selama ini, bahan baku ubi atau Manggalo hanya digunakan untuk jajanan seperti Getuk, Talam Ubi, Gomak, dan Tiwul, ternyata di tangan Maryadi, Manggalo bisa dieksplorasi menjadi olahan makanan yang lezat.

Mang Madot, sapaan akrabnya menuturkan bahwa manggalo bisa diolah menjadi berbagai aneka ragam jajanan yang bisa menggugah selera.

“Sebagai pembuat pertama makan dari bahan baku ubi kayu dan ubi rambat, saya bisa membuat Wajik Manggalo, Dodol Manggalo, Cengkau Manggalo dan Kripik Pangsit Manggalo,” terangnya.

Dijelaskannya, ide untuk membuat beberapa makanan varian baru tersebut dikarenakan begitu mudah didapatnya bahan baku Manggalo di wilayahnya.

“Bahannya banyak disekitar kita, harapannya mudah-mudahan jajanan ciri khas PALI ini bisa diminati, baik itu masyarakat lokal maupun masyarakat luar kabupaten PALI,” harapnya.

Selain jajanan berbahan baku manggalo seperti wajik manggalo, dodol manggalo, cengkau manggalo dan kripik pangsit manggalo, Mang Madot juga membuat bumbu kacang untuk kuah lontong dengan berbahan manggalo.

“Selain rasanya pas di lidah, jajanan khas Bumi Seribu Puyang yang berbahan Manggalo ini tak membuat kantong jebol,” tutupnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Raden Abdurrohman, S.Pd.,M.Pd mengapresiasi usaha yang dirintis oleh Mang madot karena keunikan bahan baku dan rasa yang berbeda dari jajanan yang serupa.

“Kami mendukung sekali karena sudah memunculkan varian baru yang akan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten PALI,” matanya didampingi Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten PALI, Teguh Eko Sutrisno. (ans)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.