Luka Sunyi di Balik Kasus Pencabulan Anak, Polres Pagaralam Ingatkan Orangtua Lebih Waspada

Writer: - Senin, 25 Agustus 2025
Kasus pencabulan anak di Pagaralam yang pelakunya seorang paman menjadi peringatan keras bagi orang tua agar lebih waspada. Polres Pagaralam menegaskan komitmennya melindungi anak-anak dari tindak kejahatan seksual. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Pagaralam, Sumselupdate.com – Di balik kehidupan sehari-hari yang tampak biasa, seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun menyimpan luka sunyi yang mendalam. Ia menjadi korban pencabulan oleh orang yang seharusnya memberi perlindungan, pamannya sendiri.

Kasus memilukan ini akhirnya terungkap setelah sang ibu memberikan edukasi sederhana tentang pentingnya menjaga organ intim. Saat itulah sang anak memberanikan diri bercerita tentang perlakuan tak pantas yang kerap ia alami.

Read More

Hasil pemeriksaan medis menguatkan keterangan korban. Dengan hati hancur, sang ibu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pagaralam pada Februari 2025. Dari laporan itulah, aparat Satreskrim Polres Pagaralam bergerak cepat mengusut kasus yang melibatkan kepercayaan dan ikatan keluarga.

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu Irawan Adi Candra SH, menuturkan bahwa pelaku sempat melarikan diri selama enam bulan.

“Tersangka kami amankan pada Agustus 2025 di Kabupaten Bengkulu Selatan setelah dilakukan pengejaran. Kini ia sudah ditahan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Iptu Irawan.

Baca juga : Polres Banyuasin Ungkap Tiga Kasus Menghebohkan, Pencabulan, Narkoba, dan Pencurian Berantai

Lebih dari sekadar penindakan hukum, kasus ini menjadi tamparan keras tentang betapa rawannya anak-anak dari ancaman predator seksual, bahkan dari lingkaran terdekat. Polisi mengingatkan orang tua untuk tidak pernah menyepelekan edukasi dini tentang tubuh dan perlindungan diri.

“Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa komunikasi orang tua dengan anak sangat penting. Edukasi sederhana bisa membuat anak berani bicara ketika ada hal yang tidak benar menimpa mereka,” tegas Iptu Irawan.

Baca juga : Penyidik Polres Pagaralam Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Guru Tari ke Kejaksaan, Proses Hukum Lanjut

Kini, proses hukum terhadap pelaku terus berjalan. Namun bagi sang korban kecil, pemulihan psikis tentu memerlukan perhatian khusus. Polres Pagaralam menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya tugas aparat, tetapi juga kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts