Lihat Ada Dugaan Kelalaian, Kapolda Sumsel Instruksikan Periksa Petugas Piket Saat Kaburnya Puluhan Tahanan

Minggu, 5 Mei 2019
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Palembang, Sumselupdate.com – Buntut dari kaburnya 30 tahanan kasus narkoba di sel Polresta Palembang dini hari tadi, membuat Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Zulkarnain mengintruksikan petugas piket saat tahanan melarikan diri untuk diperiksa.

“Saya udah perintahkan membentuk tim. Pertama untuk pengejaran dan kedua ya, mencari apakah kesalahan, keterlibatan, kelalaiannya petugas jaga,” ujar Kapolda, ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (15/5/2019).

Read More

Zulkarnain menyebut 30 tahanan kabur mayoritas sudah pemberkasan di pihak Kejaksaan. Mereka adalah tahanan dari kasus narkoba yang ditangani di jajaran Polresta dan Polsek.

“Itu yang kabur sudah penyidikan pada jaksa. Bagaimanapun itu adalah utang, polisi ada utang dan harus cari mereka sampai dapat semua. Saya nggak tahu apakah udah ada yang ditangkap atau belum,” kata Kapolda.

Kapolda mengungkapkan jika tahanan yang kabur lewat pintu sel setelah menjebol ventilasi kamar mandi.

Kondisi ventilasi yang dibobol tahanan

 

“Jadi ada tiga ruangan yang tahanannya kabur. Saya sudah minta propam, semua ikut turun tangan mencari tahanan kabur itu,” kata Zulkarnain.

Dikatakan Zulkarnain, ada kejanggalan dari kaburnya tahanan ini, sebab hasil pengecekan, pintu salah satu ruang tahanan tidak rusak. Namun, dua pintu ruang tahanan lainnya rusak dijebol.

“Saya lihat ada kelalaian, sel itu ‘kan berlapis, tapi saya lihat tadi ada yang tidak rusak pintunya. Padahal pintu lainnya saja dijebol, periksa ini bila terlibat langsung pecat, saya sudah rekomendasikan itu sama Kapolresta. Ini risiko Kapolresta dan risiko saya juga,” tegas Zulkarnain.

Untuk diketahui, tahanan kasus narkoba di sel Polresta kabur dini hari tadi sekitar Pukul 02.00 WIB. Tahanan kabur dengan menjebol ventilasi dan keluar lewat pintu utama.

Tahanan yang kabur berasal dari tiga ruang tahanan yang berbeda. Tetapi seluruhnya diketahui tahanan kasus narkoba. (hyd/dtc)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts