Makkah Diwarnai Peringatan Keamanan, AS Naikkan Kewaspadaan Perjalanan ke Arab Saudi

Writer: - Kamis, 17 September 2026
Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran drone yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua/Pusat Media Houthi)

Washington, Sumselupdate.com — Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) meminta warga negaranya mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke Arab Saudi menyusul meningkatnya risiko keamanan akibat ancaman serangan drone dan rudal dari Iran.

Peringatan perjalanan tersebut dikeluarkan pada Selasa (15/9/2026) waktu setempat. Dalam peringatan itu, Departemen Luar Negeri AS menyebut sejumlah risiko yang perlu diperhatikan, termasuk kemungkinan serangan drone dan rudal Iran yang menargetkan kepentingan AS, konflik bersenjata, terorisme, larangan keluar negeri, serta aturan setempat terkait aktivitas di media sosial.

Read More

“Sejak dimulainya permusuhan antara AS dan Iran pada 28 Februari 2026, ancaman serangan drone dan rudal dari Iran terus berlanjut,” demikian disebutkan dalam peringatan tersebut.

Peringatan perjalanan itu dikeluarkan setelah Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan keamanan di Makkah dan sejumlah wilayah lainnya di tengah dugaan serangan yang melibatkan kelompok Houthi.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone Houthi di sebelah selatan Makkah pada Selasa malam waktu setempat.

Menurut Riyadh, drone tersebut dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di sekitar kota suci Makkah.

Namun, kelompok Houthi membantah tuduhan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS dalam peringatannya juga menyebut kelompok Houthi mengancam akan kembali menyerang Arab Saudi. Selain ancaman serangan langsung, puing-puing dari drone dan rudal yang berhasil dicegat juga disebut dapat menimbulkan risiko bagi masyarakat.

“Warga negara AS yang tinggal dan bekerja di dekat infrastruktur energi dan pangkalan militer mungkin menghadapi risiko yang lebih tinggi, terutama di wilayah yang lebih dekat dengan perbatasan Yaman,” demikian peringatan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS menetapkan wilayah perbatasan Arab Saudi dengan Yaman dalam Level 4 atau “Jangan Bepergian”, yang merupakan tingkat peringatan perjalanan tertinggi pemerintah AS.

Penetapan tersebut didasarkan pada penilaian adanya risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Pemerintah AS melalui peringatan itu juga meminta warga negaranya memperhatikan perkembangan situasi keamanan dan mempertimbangkan risiko sebelum melakukan perjalanan ke sejumlah wilayah di Arab Saudi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts