Laporan Terhadap Willie Salim Dilimpahkan ke Polrestabes Palembang, Kuasa Hukum Harap Laporan Mereka Diatensi Pimpinan

Writer: - Jumat, 28 Maret 2025

Palembang, Sumselupdate.com – Tim kuasa hukum dari David, seorang komunitas dari Gerakan Pencinta Rakyat (Gencar), pada Jumat (28/3/2025) sore, mendatangi ruang unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Mereka mendampingi kliennya, untuk memenuhi panggilan penyidik, terkait laporan mereka di Polda Sumsel yang melaporkan Willie Salim, konten kreator yang viral dengan masak rendang 200 kilogram hilang di Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang, dengan dugaan tindak pidana UU ITE.

Read More

Ketika ditemui, Tabrani SH MH di dampingi Idazril Tanjung SE SH MH MM, membenarkan pihaknya mendatangi Polrestabes Palembang, untuk memberikan keterangan kepada penyidik unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang, terkait laporan kami di Polda Sumsel beberapa waktu lalu.

“Ini awalnya laporan kami buat di Polda Sumsel, tapi dilimpahkan ke Polrestabes Palembang, kebetulan memang lokasi kejadian itu di wilayah Kota Palembang. Jadi kami datang ke Mapolrestabes Palembang ini, untuk dimintai keterangan oleh penyidik serta memberikan alat bukti serta keterangan saksi,” ucap Tabrani, pada Jumat (28/3/2025) sore.

Laporan yang dibuat itu, lanjut Tabrani, dugaan tindak pidana UU ITE yang dilakukan terlapor Willie Salim, lantaran membuat kegaduhan di media sosial atas konten yang dibuatnya hingga bermunculan komentar yang mendeskreditkan masyarakat Kota Palembang dengan hal negatif.

Baca juga: Ratusan Warga Palembang Tandatangani Petisi Willie Salim Harus Dihukum Imbas Konten Rendang Hilang

“Saat ini klien kami sedang dimintai keterangan, karena ini kisruh dunia maya bukan hanya di kota Palembang tapi sudah Nasional, akibat perbuatan konten itu. Kami berharap bapak Kapolda, Kapolrestabes dan pihak-pihak terkait benar-benar atensi terhadap laporan kami ini,” tukasnya.

Ditambahkan Idazril Tanjung, bahwa postingan dari WS terkait konten rendang 200 kilogram itu, memancing reaksi dari para warga Palembang, karena dari isi judul postingan konten itu sangat provokatif.

Baca juga: Merasa Dijebak Masuk Konten Rendang Hilang, Pengacara Ini Juga Laporkan Willie Salim ke Polda Sumsell

“Judulnya itu tragedi rendang hilang, sehingga dengan bahasa itu memancing netizen Indonesia memberikan respon negatif. Hal itu juga yang membuat reaksi dari warga Palembang, tokoh-tokoh Nasional asal Palembang, artis, untuk menyikapi konten tersebut,” terang Idazril.

Dirinya berharap dengan telah dilaporkannya terlapor WS ke polisi, agar pak Kapolda Sumsel, Kapolrestabes Palembang, dan pihak terkait, dapat di atensikan supaya tidak jadi tanda tanya publik.

“Karena masyarakat Kota Palembang merasa atas perbuatan WS itu, melukai, mencederai hati mereka,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts