KPU Pangkalpinang Luluskan Calon Anggota PPS yang Pernah Dipecat

Penulis: - Sabtu, 25 Mei 2024
Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Walikota dan Wakil Walikota terpilih pada Kota Pangkalpinang tahun 2024.

Pangkalpinang, sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang menerbitkan surat pengumuman hasil penetapan seleksi Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Walikota dan Wakil Walikota terpilih pada Kota Pangkalpinang tahun 2024, Sabtu (25/5/2024).

Dalam surat KPU Kota Pangkalpinang Nomor: 14/PP.04.2-PU/197/2024 tentang Calon Anggota PPS di 42 Kelurahan se-Kota Pangkalpinang dan akan dilantik, pada hari Minggu, 26 Mei 2024 jam 13.00 WIB di Grand Safran Hotel Pangkalpinang, terbilang kontroversi.

Bacaan Lainnya

Itu karena Surat keputusan KPU Pangkalpinang yang ditetapkan di Pangkalpinang 24 Mei 2024, ditandatangani Ketua KPU Pangkalpinang sangat kontroversial karena salah satu nama yang diluluskan menjadi Anggota PPS sudah pernah dipecat oleh KPU Pangkalpinang pada 20 Febuari 2023 yang ditandatangani A.N Ketua KPU Pangkalpinang Ketua PPS Kelurahan Asam, Tri Rahayu.

Berdasarkan hasil berita acara pleno PPS Kelurahan Asam Nomor 005/PP.05.1-BA/1971041006/2023 Tentang Pemberhentian Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Kelurahan Asam Kecamatan Rangkui untuk Pemilu 2024.

Dalam surat keputusan KPU Pangkalpinang Nomor 98 Tahun 2023 Tentang pemberhentian petugas Pemuktahiran data pemilih kelurahan Asam untuk Pemilu 2024 atas nama Endar Riswandie.

Baca juga : Calon Pertahana Rustam Effendi Gandeng Walikota Pangkalpinang Daftar ke KPU Babel

Kabarnya ada dugaan kedekatan Ketua KPU Pangkalpinang dengan Endar Riswandie dalam sebuah organisasi alumni mahasiswa, sehingga diluluskannya dalam anggota PPS pada Pilkada Gubernur dan Wagub dan Walikot dan Wawako Tahun 2024.

“Orang yang sudah dipecat KPU Pangkalpinang karena melakukan pelanggaran pada Pemilu kemaren, sekarang diluluskan jadi anggota PPS, yang benar saja,” keluh Udin kepada awak media.

Sikap dan tindakkan seorang Ketua KPU pangkalpinang yang selalu kontorversial terhadap keputusan yang diambil, karena keputusan yang diambil hanya untuk menguntungkan salah satu pihak.

Baca juga : Lusje Hadiri Pelantikan 35 PPK Se-Kota Pangkalpinang

Ia juga mengatakan, tidak adanya sikap profesional dalam menentukan orang yang bekerja sesuai dengan kinerja yang baik, apalagi sebelumnya sudah terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan ia dipecat secara tidak hormat.

Ketua KPU Pangkalpinang, Sobarian yang dihubungi awak media untuk meminta klarifikasi tentang dugaan adanya tindakan KKN dalam penetapan calon anggota PPS Se-Kota Pangkalpinang belum memberikan respon dan jawaban atas permintaan klarifikasi yang diminta awak media. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.