Komnas HAM RI Surati Bupati Lahat Terkait Sengketa Lahan Antara PT. SMS Dengan Masyarakat Mekar Jaya

Laporan: A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia, beri surat permintaan tindak lanjut kepada Bupati Kabupaten Lahat, atas rekomendasi terkait permasalahan sengketa lahan antara masyarakat transmigrasi SP.IV.TT.III.A/B Desa Mekar Jaya, dengan PT. Sawit Mas Sejahtera, kepada Bupati Kabupaten Lahat, Selasa, (12/10/2021).

Read More

Di dalam surat laporan monitoring terhadap hasil rekomemdasi dari Komnas HAM RI bernomor 126/R-PMT/II/2021, menurut pihak Komnas HAM tidak dijalankan oleh Bupati Kabupaten Lahat dan Kepala kantor BPN Kabupaten Lahat.

Adapun surat yang berisikan empat pokok  rekomendasi dari pengadu yaitu Neko Ferlyno, dari Kantor Hukum Poeyank.

Di isi yang pertama, dalam surat yang bernomor 768/K-PMT/X/2021, sampai saat ini, pihak perusahaan PT Sawit Mas Sejahtera masih terus melaksanakan kegiatan aktivitas di lahan eks. UPT.IV.TT.III A/B transmigrasi Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Isi rekomendasi yang kedua, PT. Sawit Mas Sejahtera (SMS) telah melakukan penggusuran dan penebangan kembali, untuk penanaman pohon sawit baru yang berada di Titik Tugu Transmigrasi (TGT 04). Perusahaan juga mendirikan posko pengamanan dan pemantau untuk mencegah warga memasuki area lahan tersebut.

Pengukuran,bersama asisten 1 kab.Lahat, BPN, dan Dinas Transmigrasi Sumsel. Dokumentasi

Isi surat rekomendasi yang ketiga, pengadu menduga bahwa, pemerintah Kabupaten Lahat melakukan pembiaran dan mengabaikan fungsi pengawasan terhadap peristiwa tersebut dan tidak melakukan pelarangan terhadap aktivitas PT. Sawit Mas Sejatera (SMS) di lahan eks.UPT.IV.TT.III A/B transmigrasi Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya keempat, dalam surat itu BPN Kabupaten Lahat sampai saat ini, belum melakukan inventarisasi administrasi terhadap Sertifikat Hak Milik atas tanah transmigrasi di lokasi yang dikuasai PT Sawit Mas Sejahtera.

Berdasarkan hal tersebut, Komnas HAM RI, meminta Bupati Kabupaten Lahat untuk mematuhi dan melaksanakan rekomendasi Komnas HAM RI, terkait dengan permasalahan sengketa lahan antara masyarakat  eks. Transmigrasi SP.IV.TT.III.A/B Mekar Jaya, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan dengan PT .Sawit Mas Sejahtera (SMS).

Menindak lanjuti surat rekomendasi dari Komnas HAM RI, Neko Ferlyno selaku pelapor dan juga kuasa hukum masyarakat Mekar Jaya, saat di hubungi Sumselupdate.com, membenarkan hal itu.

“Dengan adanya peringatan yang mewajibkan Bupati Lahat, untuk mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komnas HAM RI, selaku pelapor dan kuasa hukum, meminta Bupati untuk segera melaksanakan peringatan ini, dan perintah yang dikeluarkan untuk Bupati Lahat  oleh Komnas HAM adalah perintah negara yang wajib untuk di taati,” ujarnya, Rabu, (27/10/2021).

Terkait surat rekomendasi dari Komnas HAM, Sumselupdate.com, mencoba menghubungi Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang SH, via WhatsApp, tapi belum direspon atau dijawab sampai berita ini diturunkan.

Begitu pun saat dikonfirmasi ke Dinas Transmigrasi Sumsel yang ditunjuk Dirjen Kementerian Desa Tertinggal, P Endang, Sumselupdate juga belum mendapatkan respon. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.