Kesaksian Pasien Asal OKI yang Dinyatakan Sembuh dari Corona, Jangan Pernah Patah Semangat

Sabtu, 11 April 2020
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri saat press conference, Sabtu (11/4/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – I Nyoman Warsayasa (55), warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), merupakan satu dari dua pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 dinyatakan sembuh oleh tim Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

I Nyoman Warsayasa sudah menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang sejak 23 Maret lalu. Kini dia dinyaakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya, Sabtu (11/4/2020).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, N Nyoman Warsayasa mengatakan, kondisinya sudah sangat baik. Dirinya juga berterima kasih atas pelayanan yang diberikan RSMH Palembang, Pemprov Sumsel, dan semua pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel.

“Tenaga medis memang berupaya keras dalam penanganan Covid-19 ini. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak yang berjuang melawan Covid-19 ini,” katanya.

Dia menceritakan, awal mengetahui dirinya menderita Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan. Di mana dirinya sempat menderita batuk, demam, dan lemas.

“Awalnya saya batuk namun setelah diobati batuk saya hilang. Tak lama kemudian badan saya panas tapi tidak pilek dan kembali sembuh. Terakhir tubuh saya lemas, dan saya langsung memeriksakan diri ke dokter lalu diberi rujukan ke sakit, setelah diperiksa ternyata saya positif Covid-19,” terangnya.

Diakuinya, pemeriksaan tersebut dilakukan atas kemauannya sendiri.

“Saya sendiri yang minta diperiksa. Jadi buat masyarakat jangan patah semangat menghadapi Covid. Langsung periksakan diri jika sakit. Jalankan anjuran pemerintah agar Covid-19 ini tidak menyebar luas,” imbuhnya.

Dia mengatakan, meski dinyatakan telah sembuh, dirinya akan kembali mengisolasi diri jika telah kembali ke kediamannnya.

“Nanti saat tiba di rumah saya akan kembali mengisolasi diri. Ini bentuk kepedulian saya kepada masyarakat meskipun saya telah sembuh. Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat berlalu,” tandasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, dengan sembuhnya satu pasien laki-laki berusia 55 tahun yang tercatat sebagai warga Kabupaten OKI, maka sudah dua orang dinyatakan pulih dari virus Corona.

“Disampaikan juga kasus konfirmasi sembuh yaitu sebanyak dua orang. Jadi setelah menjalani perawatan, satu minggu lalu ada yang dinyatakan sembuh. Terhitung hari ini, yang bersangkutan telah boleh pulang,” kata Yusri, sore tadi.

Saat ini, sambungnya, saat ini tercatat ada 18 orang yang positif Covid-19, dua orang meninggal dunia, dua orang sembuh.

“Saat ini masih ada 14 orang positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan,” tegasnya.

Diketahui, sampai saat ini setidaknya ada 2.020 ODP di Sumsel dan 1.264 orang sudah selesai pemantauan. Sedangkan yang masih proses sebanyak 736 orang.

Sementara PDP keseluruhan ada 65 orang dan total PDP selesai pengawasan 41 orang, proses pengawasan 24 orang. Artinya hari ini ada penambahan 5 orang PDP.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSMH Palembang, dr Harun Hudari didampingi Dirut RSMH, dan Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri dalam konferensi pers yang digelar Manajemen RSMH Palembang di Aula RSMH Palembang, menjelaskan, dua pasien sembuh itu dari OKI dan dari Palembang.

Dikatakan Harun, meski pasien 04 asal OKI itu telah diperbolehkan pulang, namun tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan dalam pengawasan Dinkes Sumsel.

“Setelah dinyatakan sembuh pasien akan diawasi selama 14 hari oleh Dinas Kesehatan,” tambahnya. (rel/edo)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.