Ada Kesalahan Entry Data, Pasien Covid-19 Sumsel Tercatat 18 Orang

Sabtu, 11 April 2020
Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Yusri, SKM.

Palembang, Sumselupdate.com – Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Yusri menyebut telah terjadi kesalahan input data positif Corona di Provinsi Sumsel pada Jumat (10/4) oleh pusat. Tak hanya untuk Sumsel, kesalahan input data ini berimbas kepada data nasional.

Diketahui, sebelumnya per tanggal 10 April kemarin pusat mencatat data adasebanyak 21 orang di Provinsi Sumsel yang positif Covid-19 atau terjadi penambahan empat orang dari jumlah sebelumnya yang telah ditetapkan sebanyak 17 orang.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikannya langsung saat menggelar video conference bersama wartawan untuk menyampaikan realese harian mengenai covid 19 di Provinsi Sumsel Sabutu (11/4) Sore, di Command Center Kantor Gubernur.

“Jadi tiga orang yang diumumkan pusat itu setelah kita kroscek data, ada kekeliruan entry data. Yang mana pasien lama itu setelah masuk satu minggu dirawat dilakukan pemeriksaan ulang lab apakah mereka masih mengandung virus dalam tubuhnya atau justru tidak ada lagi, nah itu dibuktikan dengan pemeriksaan lab, ternyata dari 3 orang dari hasil pemeriksaan lab itu masih postif, sehingga di pusat itu kemungkinan besar dianggap pasien baru,” ungkapnya.

Hal tersebut terjadi karena sampel memang dikirim dari daerah ke pusat, sehingga sampel tersebut diaanggap pasien baru padahal pasien lama.

“Jadi sampai saat ini yang sah itu 18, Dan Kementerian sudah berjanji dengan kita akan melakukan proses perubahan data, mungkin karena ini hari libur proses pengubahan data itu di operator membutuhkan sejenis surat yang resmi untuk mengubah data, mudah-mudahan Senin data itu akan mengalami segera perubahan,” tambahnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.