Palembang, Sumselupdate.com – Seorang perempuan bernama Anisa Oktarini (38), datang ke SPKT Polrestabes Palembang, pada Sabtu (21/2/2026) siang. Maksud kedatang warga jalan Gubah Atas, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang ini, untuk buat laporan polisi usai dirinya jadi korban penggelapan sepeda motor.
Dimana menurut Anisa, peristiwa yang dialaminya itu terjadi di jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang pada Rabu (18/2/2026) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.
Di hadapan petugas kepolisian, Anisa menuturkan peristiwa tersebut berawal saat dirinya berkenalan dengan terlapor melalui media sosial Facebook. Setelah beberapa waktu berkomunikasi, terlapor mengajak korban untuk bertemu.
“Saya kenal dia (terlapor-red), dari Facebook. Setelah sering chatting, dia ngajak ketemu dan lokasinya saya yang tentukan,” ucap korban Anisa.
Baca juga : Setahun Buron, DPO Curanmor di Palembang Dibekuk Saat Nongkrong di Ruko Dealer
Setelah bertemu di lokasi kejadian, diakui korban, dirinya meminta terlapor untuk membawa sepeda motor miliknya untuk pergi makan bakso bersama.
“Karena saya pikir sudah kenal, saya suruh dia bawa motor saya, untuk cari makan bakso. Setelah makan bakso, saya menelpon anak, terus terlapor berpamitan ingin keluar dari warung bakso sebentar. Namun, saat saya keluar ternyata terlapor membawa kabur motor saya,” ungkapnya.
Masih kata korban, meskipun dirinya sempat berusaha mengejar, namun terlapor berhasil melarikan diri.” Sejak saat itu, nomor Handphone terlapor tidak aktif lagi. Saya mengalami kerugian satu unit motor Honda Beat tahun 2024, nopol BG 3647 ADC. Saya berharap dengan laporan polisi ini, terlapor dapat ditangkap,” tukasnya.
Baca juga : Dua Sekawan Pelaku Curanmor Dengan Sembilan Laporan Polisi Diringkus Unit Ranmor
Sementara kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany membenarkan laporan korban terkait Penggelapan sudah diterima.
“Laporannya telah kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya. (**)











