Keluarga Jamaah Wafat Terima Uang Duka 2.000 Riyal

Makkah, Sumselupdate.com – Banyak cara yang dilakukan pengelola hotel untuk memberikan tambahan layanan kepada jemaah haji Indonesia. Ada yang dengan cara menyediakan kurma di lobby hotel sebagai cemilan jemaah, juga cara-cara lainnya.

Namun, hal berbeda dilakukan pengelola Hotel Dar Hady. Sebagai layanan tambahan, pengelola hotel bernomor 406 yang berada di wilayah Aziziah ini memberikan uang duka atau santunan sebesar 2.000 riyal kepada keluarga jemaah haji Indonesia yang wafat. Tentunya santunan ini khusus diberikan kepada keluarga jemaah wafat yang tinggal di hotel tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Sektor 4 Yoesni Teuku Syahbuddin mengatakan bahwa sampai hari ini tercatat tiga jemaah haji Indonesia yang meninggal dan tinggal di Dar Hadi Hotel. Ketiganya adalah laki-laki yang berangkat bersama istrinya masing-masing.

“Santunan sudah diberikan kepada istri dua jemaah yang meninggal. Tapi sekarang jamaah wafat bertambah satu, sehingga total ada tiga jemaah,” ujarnya, seperti dikutip dari republika.co.id, Minggu (18/9/2016) .

“Santunan kepada jamaah ketiga masih dalam proses karena jamaahnya baru meninggal,” tambahnya. Adapun kedua jemaah wafat yang istrinya telah menerima santunan adalah Jasid bin Masjen Santari (JKG 33) dan Abdul Aziz bin P Suliha (SUB 58).

Korwil Sektor 4, Isa Ansori mengatakan, pemberian santunan uang duka tersebut merupakan inisiatif dari pihak pengelola hotel setara bintang empat ini. Menurutnya, pemberian santunan diberikan secara tiba-tiba oleh pihak hotel kepada keluarga jamaah yang wafat.

“Orang hotel minta data jamaah yang meninggal, saya kasih datanya. Lalu dia menanyakan mana keluarganya dan memberikan santunan. Jadi ini semacam surprise berupa uang duka dari hotel kepada keluarga jemaah yang meninggal,” tutur Isa Ansori.

Isa Ansori mengatakan, santunan diserahkan langsung pihak hotel kepada keluarga. Karena suaminya yang meninggal, maka santunan kemarin diserakan kepada istrinya. “Kebetulan tiga orang yang meninggal, semuanya laki-laki yang berangkat haji bersama istrinya. Jadi santunan diserahkan ke istrinya dan ketua kloter mengetahui,” ujarnya.

Dikatakan Isa, niat memberikan santunan ini akan berlaku sampai sudah tidak ada lagi jamaah haji Indonesia yang tinggal di Dar Hadi Hotel. Menurutnya, kalau nanti ada jamaah lagi yang meninggal, maka piha hotel akan kembali minta datanya untuk dilaporkan ke bendahara dan penangung jawab hotel, lalu dikasih santunan uang tunai sebesar 2.000 riyal.

Layanan Hotel Dar Hady kepada jamaah haji Indonesia diapresiasi oleh jamaah dan petugas sektor. Tidak hanya soal santunan, fasilitas hotel bertaraf bintang empat ini memang bagus. “Dar Hady memang oke dari segalanya. Patut diapresiasi dan direkom untuk disewa tahun depan,” ujar Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.