Keluarga Ikhlas Tak Laporkan Balik Soal Gareng, Diduga Pelaku Rudapaksa Anak yang Tewas Dikeroyok

Writer: - Sabtu, 7 Desember 2024
Gareng Saat dievakuasi Polsek Sukarame.

Palembang, Sumselupdate.com – Pihak keluarga lebih memilih ikhlas dan tak melakukan pelaporan balik terkait kasus tewasnya Sugiman alias Gareng usai menjadi amukan warga yang menduganya sebagai pelaku rudapaksa anak di Sukarame.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Sukarame Kompol Alex Andriyan, saat menjelaskan penanganan yang telah dilakukannya atas perkara yang terjadi di Kelurahan Sukajaya, Sukarame Palembang tersebut.

Read More

“Kita sudah mengumpulkan barang bukti, dan keterangan saksi termasuk yang terlibat, namun pihak keluarga bersangkutan ini ikhlas tidak melakukan tuntutan (pelaporan polisi-red),” ucapnya.

Sugiman alias Gareng (31) warga Sukarame itu mmenjalani dunia setelah sempat dievakuasi petugas dan sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang.

Sementara terkait dugaan rudapaksa terhadap anak dibawah umur berusia 10 tahun asal Sukarami itu tengah ditangani Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.

Sebelumnya, Kapolsek Sukarame Palembang Kompol Alex Andriyan yang dikonfirmasi juga menjelaskan aksi main hakim sendiri oleh warga itu dipicu amarah orang tua korban asusila.

Baca juga : Diimingi Bekerja di Perusahaan, Tiga Sekawan Tertipu Rp12 Juta

Dimana aksi asusila yang diduga dilakukan oleh Sugiman alias Gareng (37) itu dilakukannya sepekan yang lalu, setelah sang anak yang menjadi korban mengadu kepada orang tuanya.

“Kemudian Jumat kemarin sekitar pukul 14:00 wib ayah korban bertemu dengan di duga pelaku kemudian terjadi cekcok dan keributan yang di ikuti dengan datang nya masyarakat ikut melakukan pengeroyokan terhadap di duga pelaku,” jelas Alex.

Baca juga : Kepergok Diduga Hendak Rudakpaksa Anak di Bawah Umur, Pria Lansia di Palembang Nyaris Tewas Diamuk Massa

Petugas Polsek Sukarame baru tiba dilokasi pengeroyokan itu setalah ada masyarakat yang mengacu sekitar pukul 14.30 wib.

“Ditemukan diduga pelaku bernama sugiman alias gareng dalam keadaan tangan terikat dan wajah babak belur, kemudian petugas membawa diduga pelaku an sugiman ke rumah sakit bhayngkara untuk pertolongan, sesampai di rs sempat mendapat perwatan namun tidak tertolong dan meninggal dunia,” ucapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts