Muaraenim, Sumselupdate.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaraenim melakukan penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2019-2023 di Desa Petanang, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.
Penggeledahan berlangsung pada Senin (9/12/2024) di tiga lokasi berbeda: Kantor Kepala Desa, rumah Kepala Desa, dan rumah Kaur Keuangan Desa.
Kasi Pidsus Kejari Muaraenim, Willy Pramudya Ronaldo SE SH MH, memimpin operasi tersebut bersama Kasi Datun Mayorudin Febri SH, Kasi Intelijen Anjasra Karya SH MH, serta tim penyidik tindak pidana korupsi. Operasi turut dikawal oleh Polisi Militer untuk memastikan kelancaran penggeledahan.
Kajari Muaraenim, Rudi Iskandar SH MH, melalui Kasi Intelijen Anjasra Karya, menyatakan bahwa penggeledahan berhasil menemukan beberapa dokumen penting dan sebuah laptop yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi di Kantor Kepala Desa dan rumah Kaur Keuangan Desa Petanang.
“Ditemukan beberapa dokumen dan sebuah laptop yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi di Kantor Kepala Desa dan Rumah Kaur Keuangan Desa Petanang,” ungkap Anjasra dalam keterangan resmi yang diterima Sumsleupdate.com.
Anjasra juga menambahkan bahwa Kaur Keuangan Desa Petanang bersikap kooperatif selama penggeledahan berlangsung.
Namun, tidak ditemukan dokumen yang relevan di rumah Kepala Desa, dan yang bersangkutan tidak berada di lokasi saat penggeledahan dilakukan.
“Kepala Desa Petanang tidak berada di lokasi penggeledahan,” pungkasnya.(azw)