Jango Terdakwa Dugaan Bandar Shabu Bantah Keterangan Saksi Verbalisan

Sidang tiga terdakwa bandar narkotika jenis shabu di PN Palembang, Rabu (8/12/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang tiga terdakwa bandar narkotika jenis shabu asal Lubuklinggau, Rendra Antoni alias Jango (40), Jon Kenedi alias Jon Pokat (40), serta Sazili alias Ali (47) kembali jalani sidang di PN Palembang, Rabu (8/12/2021)

Pada sidang ini JPU Kejati Sumsel, menghadirkan langsung tiga orang saksi pemeriksaan BAP (Verbalisan), petugas pemeriksa terdakwa direktorat narkoba Polda Sumsel, dihadapan majelis hakim yang diketuai Paul Marpaung SH MH.

Bacaan Lainnya

Ketiganya dihadirkan oleh penuntut umum Nenny Karmila SH, Devianti Itera SH, serta Desmilita SH guna didengarkan keterangannya terkait bantahan salah satu terdakwa bernama Rendra Antoni alias Janggo yang mengatakan bahwa, adanya dugaan unsur kesalahan pihak pemeriksa dalam mem-BAP terdakwa.

Salah satu saksi verbalisan diketahui bernama Robi mengatakan, dalam pemeriksaan BAP berkas terdakwa sudah sesuai dengan prosedur pemeriksaan, terutama terkait bantahan terdakwa Jango, untuk barang bukti sebuah tas berisi catatan yang diduga transaksi narkotika.

Dicecar majelis hakim, mengenai adanya dugaan bentuk ancaman dari pihak pemeriksa, isi jawaban dari BAP sudah diarahkan, saksi Robi membantah hal itu.

“Tidak benar ada paksaan itu pak, itu murni jawaban terdakwa Jango, kita juga menyuruh terdakwa sebelum menandatangani BAP untuk dibaca dahulu, baru kemudian ditanda tangani terdakwa Jango,’ ungkap saksi Robi.

Selain itu, masih dikatakan saksi Robi hal itu juga dapat dibuktikan mulai dari pemeriksaan terdakwa hingga penandatangan BAP, terdakwa didampingi oleh penasihat hukum yang ditunjuk.

“Karena saat itu, terdakwa tidak didampingi oleh penasihat hukum, maka dari itu kita tunjuk penasihat hukum untuk mendampingi terdakwa,” sebutnya.

Namun, semua keterangan itu langsung disanggah oleh terdakwa Jango yang dihadirkan secara virtual, yang mengatakan bahwa keterangan saksi itu tidak benar.

“Namun saya tetap pada keterangan saya pak hakim,” jawab saksi Robi.

Untuk itu, dikarenakan pada persidangan sebelumnya telah mendengarkan keterangan terdakwa, maka majelis hakim akan mengagendakan pembacaan tuntutan pidana yang akan digelar pada Rabu pekan depan.

Usai sidang, saat dimintai tanggapan terhadap keterangan saksi yang dihadirkan, kuasa hukum terdakwa Jango, Jasmadi SH MH yang hadir dipersidangan menolak untuk diwawancarai awak media. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.