Palembang, Sumselupdate.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan perombakan pada susunan struktur fraksi di DPRD Kota Palembang. Perombakan struktur fraksi ini dilakukan dan diumumkan pada sidang Paripurna penyampaian laporan pertanggunjawaban Walikota Palembang tahun 2020.
Dari surat PKB yang dibacakan saat Paripurna tersebut, H Endar Himawan yang awalnya menjabat ketua fraksi digantikan posisisnya oleh Sutami Ismail. Sementara, Endar Himawan, diamanahkan menjadi wakil ketua fraksi.
Untuk jabatan sekretaris dan bendahara masih dijabat masing-masing Harya Pratystha dan Siti Suhaepah yang tetap menempati jabatan lamanya.
Menanggapi pergantian ketua ini, salah satu anggota fraksi PKB DPRD Palembang Achmad Nawawi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKB mengatakan, perombakan susunan fraksi merupakan hal biasa sebagai langkah penyegaran. Dirinya pun menerima keputusan partai yang mengubah susunan pimpinan fraksi PKB di DPRD Kota Palembang.
“Itu kan keputusan partai. Saya pasti terima, kita taat dan patuh dengan keputusan partai. Apalagi yang memimpin fraksi sekarang adalah ketua DPC, wajarlah,” kata Nawawi, saat dibincangi Rabu, (17/3/2021).
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Palembang, Sutami Ismail mengatakan, perubahan dalam susunan fraksi merupakan hal biasa. Terlebih, jabatan yang lama sudah berlangsung selama 1,5 tahun.
“Biasa perubahan. Untuk penyegaran, karena sudah 1,5 tahun. Perombakan yang dilakukan pun tetap mengakomodir pimpinan fraksi yang lama,” katanya.
Dengan adanya perubahan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai ketua DPC PKB Palembang ini berharap ke depan ada langkah positif dari fraksi. Fraksi PKB akan lebih meningkatkan peran dan fungsinya di DPRD Kota Palembang dalam mengawasi pembangunan kota Palembang.
“Tentu kita harap ke depan lebih baik, kita menginginkan fraksi PKB ini lebih ‘bergigi’ dalam menjalankan perannya sebagai legislator,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari LKPJ yang disampaikan, PKB memberikan banyak catatan dan ini harus menjadi perhatian pemerintah kota Palembang. Catatan-catatan yang telah dibacakan diparipurna itu, menurut Sutami, harus dikawal sehingga pembangunan kota Palembang sesuai dengan harapan.
“Banyak catatan yang kita sampaikan, seperti masalah BUMD yang belum banyak memberikan kontribusi bagi PAD dan ini harus dievaluasi, Pemkot agar lebih agresif dalam membantu UMKM dan OPD harus lebih humanis dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Ini harus dilakukan dan Pemkot pun harus lebih memperhatikan pembangunan kota Palembang,” pungkasnya. (bum)











