Komisi III DPRD Kota Palembang Sidak Atas Aduan Warga Terkait Pintu Keluar PS Mall

Writer: - Kamis, 2 Oktober 2025
Komisi III DPRD Kota Palembang mengambil langkah tegas dengan menyegel akses keluar mobil Palembang Square (PS) Mall yang mengarah ke Jalan Pimpong, Perumahan Kampus Palembang. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Menanggapi laporan Masyarakat terkait pembuatan pintu keluar parkir dari Palembang Square (PS) mall yang baru dibuat yang diduga akan berdampak timbulnya kemacetan, membuat warga yang tinggal di wilayah tersebut menjadi resah.

Komisi III DPRD Kota Palembang mengambil langkah tegas dengan menyegel akses keluar mobil Palembang Square (PS) Mall yang mengarah ke Jalan Pimpong, Perumahan Kampus Palembang, Kamis (2/10/2025).

Read More

Rubi Indiarta, S.H, Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, mengatakan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan bersama sejumlah pihak terkait setelah menerima keluhan dari masyarakat.

“Kami datang melakukan sidak karena menerima aduan dari warga tentang keberadaan pintu akses keluar PS Mall ke Jalan Pimpong yang dianggap mengganggu ketertiban. Setelah kami cek ke lapangan dan konfirmasi ke Dinas Perhubungan serta Dinas Pekerjaan Umum, ternyata belum ada izin yang lengkap,” ungkap Rubi

Lanjutnya, meskipun pihak PS Mall mengklaim memiliki izin dari tahun 2011, namun pihaknya belum ada izin terbaru baik dari Dinas PU, RT, maupun RW setempat.

“Kami minta agar akses itu tidak digunakan sampai semua izin keluar. Kalau ingin digunakan, silakan urus izin resmi sesuai prosedur. Tapi kalau tidak, sebaiknya ditutup saja,” tegasnya.

Baca juga : Aniaya Mantan Istri, Eks Anggota DPRD Palembang M Syukri Zen Divonis 2 Tahun Penjara

Rubi juga menambahkan penerbitan izin Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) harus mendapat persetujuan dari masyarakat sekitar. Tanpa persetujuan warga, izin tersebut tidak bisa diterbitkan.

“Kami pasang segel agar pintu itu tidak digunakan, karena belum sesuai aturan. Jangan sampai masalah lalu lintas di sekitar PS Mall yang sebelumnya sudah ditertibkan, malah bertambah dengan masalah baru,” tuturnya.

Baca juga : Aniaya Mantan Istri, Eks Anggota DPRD Palembang Syukri Zen Dituntut 3 Tahun Penjara

Komisi III juga menyebutkan bahwa saat ini sudah ada dua akses resmi untuk masuk dan keluar dari PS Mall, sehingga warga menilai tidak perlu lagi adanya akses baru yang berpotensi menambah kemacetan.

Kegiatan penyegelan ini turut dihadiri oleh Dishub, SatpolPP, Camat, Lurah, Ketua RT dan RW setempat, serta anggota Komisi III DPRD Kota Palembang.

Di tempat yang sama Edi Sakwan selaku Ketua RT 31 Perumahan Kampus Palembang, menyampaikan terima kasih kepada Komisi III DPRD kota Palembang atas tanggapan cepat terhadap keresahan warga.

Ia mengatakan bahwa warga yang terdampak langsung dengan akses tersebut merasa belum pernah dimintai izin oleh pihak PS Mall.

“Sudah sekitar enam bulan pintu di sisi barat ini ada, tapi belum pernah ada izin resmi dari pihak PS Mall ke warga. Kalau dibuka, akan memperparah kemacetan karena jalur ini memiliki dua arah keluar masuk, beda dengan pintu lama,” jelas Edi.

Dirinya juga mengharapkan pihak PS Mall seharusnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan warga sebelum membuat kebijakan yang berdampak terhadap lingkungan perumahan.

Sementara itu, Gita perwakilan dari bagian administrasi PS Mall, saat dikonfirmasi awak media, menyambut baik adanya pertemuan ini sebagai upaya mencari titik temu antara pihak mall dan warga.

“Kami sudah beberapa kali bertemu dengan RT dan RW, namun memang belum semua formalitas dipenuhi. Tujuan dari pintu ini adalah untuk menggeser akses keluar lama ke lokasi baru agar tidak mengganggu aktivitas loading tenant di pagi dan malam hari,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan mendapat rekomendasi untuk melakukan uji coba akses baru tersebut. Namun hingga kini, akses tersebut belum dibuka karena masih terhalang kendaraan yang parkir di sepanjang jalur.

“Jika masyarakat belum menyetujui, kami akan diskusi ke pihak manajemen dan siap berdiskusi lebih lanjut untuk mencari solusi terbaik,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts