Iran Peringatkan AS-Israel: Jika Perang Pecah Lagi, Rudal Kami Lebih Menghancurkan

Writer: - Sabtu, 22 Agustus 2026
Jejak cahaya terang terlihat di atas Yerusalem saat serangan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada 13 Juni 2025. (Xinhua/Chen Junqing)

Teheran, Sumselupdate.com — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan bahwa pihaknya akan menggunakan persenjataan yang lebih “menghancurkan” jika perang kembali pecah dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Juru bicara IRGC Hossein Mohebbi mengatakan Iran telah meningkatkan kemampuan militernya setelah melalui dua periode konflik yang disebutnya sebagai perang yang dipaksakan terhadap negaranya.

Read More

Pernyataan tersebut disampaikan Mohebbi dalam wawancara dengan kantor berita Iran Defa Press yang diterbitkan pada Kamis (20/8).

“Jika perang kembali pecah, senjata kami pasti akan berbeda,” kata Mohebbi, seraya menyebut peningkatan tersebut mencakup generasi hulu ledak rudal, tingkat presisi, hingga jangkauan.

Mohebbi juga menegaskan bahwa Iran tidak pernah menghentikan produksi persenjataannya meski berada dalam situasi konflik.

Menurut dia, daya hancur hulu ledak yang digunakan pada rudal-rudal terbaru IRGC jauh lebih besar dibandingkan model yang digunakan dalam konflik sebelumnya.

Peringatan tersebut disampaikan di tengah ketegangan yang masih membayangi hubungan Iran dengan AS dan Israel setelah rangkaian konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lainnya di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer dan warga sipil.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset militer AS di sejumlah wilayah Timur Tengah.

Gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai tercapai pada 8 April. Selanjutnya, pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman terkait penghentian perang di seluruh front di kawasan tersebut.

Namun, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Konflik antara kedua negara disebut kembali pecah dalam beberapa kesempatan sejak kesepakatan tersebut tercapai.

Dalam situasi tersebut, pernyataan IRGC mengenai peningkatan kemampuan rudal dan daya hancur hulu ledak menjadi sinyal bahwa Iran tetap mempertahankan kesiapan militernya menghadapi kemungkinan konflik baru.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts