Hujan Deras Dua Jam, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Selasa, 27 September 2016
Salah satu kondisi genangan air di salah satu sudut kota Pangkalpinang.

Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Hujan deras yang turun kurang lebih dua jam mengakibatkan banjir dadakan kembali merendam pemukiman warga di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hujan yang mulai mengguyur sekitar pukul 11.30  hingga pukul 13.30 merendam daerah Kelurahan Keramat tepatnya di Kampung Air Nangka, Kota Pangkalpinang di gerbang masuk wilayah Desa Kace, Kabupaten Bangka, Selasa (27/9/2016).

Read More

 

 

 Banjir yang melanda Kampung Air Nangka, Kota Pangkalpinang tepatnya di gerbang masuk wilayah Desa Kace, Kabupaten Bangka, Selasa (27/9/2016).

Banjir yang melanda Kampung Air Nangka, Kota Pangkalpinang tepatnya di gerbang masuk wilayah Desa Kace, Kabupaten Bangka, Selasa (27/9/2016).

Pantauan wartawan Sumselupdate.com banjir  tergenang setinggi pinggang orang dewasa. Sebelumnya, daerah ini juga telah menjadi kawasan yang direndam banjir pada Januari lalu, pada saat banjir besar melanda wilayah Kota Pangkalpinang. Sehingga saat itu, aktivitas warga sempat lumpuh selama kurang lebih satu minggu lamanya.

Menurut informasi dari warga sekitar, banjir ini juga kemungkinan akan merendam Kampung Pelipur sekitaran Pasar Pagi Kota Pangkalpinang, karena wilayah Kampung Keramat ini merupakan daerah hilir, tentunya daerah hulu telah terendam terlebih dahulu.

 

 Banjir yang melanda Kampung Air Nangka, Kota Pangkalpinang tepatnya di gerbang masuk wilayah Desa Kace, Kabupaten Bangka, Selasa (27/9/2016).

Banjir yang melanda Kampung Air Nangka, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tepatnya di gerbang masuk wilayah Desa Kace, Kabupaten Bangka, Selasa (27/9/2016).

“Kalau di sini sudah banjir, di daerah Kampung Pelipur juga sudah terendam karena itu daerah hulu, sedangkan hilirnya di sini” papar Andi, salah seorang warga Kampung Keramat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tindaklanjut dari pihak pemerintah setempat tentang keadaan banjir yang melanda Kampung keramat. (anj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts