Baturaja, Sumselupdate.com – Akibat intensitas curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir dan jeleknya sistem drainase, menyebabkan 19 rumah dan satu kampus di wilayah Sukaraya, Air Paoh dan Tanjung Baru Baturaja Timur OKU terendam banjir.
Ketinggian air hingga Senin (30/3/2026) pagi masih terpantau setinggi rata-rata 100 cm. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo dan jajaran pun akhirnya turun meninjau langsung lokasi terdampak.
”Iya benar, tadi pak Kapolres OKU sudah kesana melihat langsung kondisi banjir,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian.
Adapun kegiatan monitoring dan penanganan perkembangan banjir di laksanakan di wilayah Kecamatan Baturaja Timur. Dimana warga yang dampak di daerah Taman Sari RT 01 dan 03 RW 03 Kel. Sukaraya serta Desa Air Paoh Rt 03 Dusun 7 dan Jalan Pancur Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan didapat, banjir masih menggenangi wilayah dengan ketinggian air sekitar 100 cm. Dampak banjir dirasakan oleh 22 Kepala Keluarga (KK) yang menempati 19 rumah warga.
Baca juga : Angin Kencang Hantam Kotabumi, 30 Rumah di Kelurahan Rejosari Rusak dan Terendam Banjir
”Selain permukiman, genangan air juga merendam area Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Al-Ma’arif,” tambahnya.
Selain itu, aktivitas masyarakat di sekitar area eks Kantor KUA Baturaja Timur mengalami hambatan akibat genangan air.
Hingga dengan pukul 11.30 WIB, kondisi air yang masih menggenangi didepan Eks kantor KUA mengalami kenaikan ketinggian ±20 cm.
”Tim BPBD sudah mempersiapkan beberapa mesin alat penyedot untuk mengurangi debit air,” pungkasnya. (**)











