Gasak Uang Klinik Ladiva, Begini Cara Pelaku Beraksi

Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel, berhasil mengamankan pelaku kasus pencurian di Klinik Ladiva Skin Care, di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I Palembang Jumat (23/7/2021).

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel, berhasil mengamankan pelaku kasus pencurian di Klinik Ladiva Skin Care, di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I Palembang Jumat (23/7/2021).

Read More

Pelaku tersebut ialah Rizky Chandra alis Kiki, warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Kedukan Bukit, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, yang tidak lain mantan karyawan di Klinik Ladiva.

Rizky ditangkap di tempat kerjanya di rumah makan sate Caringin, Jalan Mayor Salim Batubara, Kecamatan Kemuning Palembang, Ahad (25/7/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper  Panjaitan mengatakan, pelaku pencurian di klinik Ladiva merupakan karyawan di klinik itu sendiri yang belum lama berhenti bekerja. Pelaku menggasak uang di dalam laci kasir.

“Pelaku ini bisa mengambil uang di laci kasir. Laci dibuka dengan kunci cadangan yang dimiliki pelaku. Setelah mengambil uang di dalam laci pelaku lalu kabur,”ujarnya, Selasa (27/7/2021).

Saat pelaku mengambil uang di dalam laci, Desi sesama karyawan melihat rekaman CCTV dan mengenali pelaku.

“Berbekal rekaman CCTV dan ciri-ciri pelaku dari pelapor, anggota kita bergerak cepat dan mendapatkan keberadaan pelaku,” katanya.

Tidak lama setelah mengambil uang di laci kasir, pelaku berhenti bekerja, pelaku lalu bekerja di Rumah Makan Sate Caringin di Jalan Mayor Salim Batubara, Kecamatan Kemuning Palembang.

“Anggota keberadaan pelaku langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku di tempat kerjanya. Selain mengamankan pelaku anggota kita turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda BeAT nopol BG 5903 ACF, satu buah jaket, rekaman CCTV dan uang tunai Rp1 juta,” katanya.

Atas ulahnya pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama lima tahun penjara. Sementara itu, pelaku Kiki mengakui perbuatannya telah mengambil uang di laci kasir.

“Saya mengambil uang di laci kasir menggunakan kunci cadangan yang saya simpan, setelah uang dapat saya kabur dan bekerja di rumah makan sate,” katanya

Sedangkan uangnya sendiri lanjut dia mengatakan, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan uang sisanya Rp1 juta masih disimpan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.