Dua Perampok yang Bunuh Tukang Ojek Asal Pagaralam Diringkus!

Kedua tersangka begal sadis yang membunuh korbannya diamankan di Mapolres Lahat.

Laporan: Novrico Saputra

Lahat, Sumselupdate.com – Dua pelaku perampokan disertai pembunuhan yang menimpa Mastawan (38), warga Suka Jaya, RT 012, RW 005, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya berhasil dibekuk.

Read More

Kedua pelaku diringkus tim gabungan Unit Pidum Polres Pagaralam dan Unit Reskrim Polres Lahat di tempat persembunyiannya masing-masing pada Selasa (27/7/2021) malam.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK saat dihubungi Sumselupdate.com malam ini membenarkan penangkapan kedua begal sadis ini.

Dari data dihimpun di lapangan, tersangka pertama yang diringkus yakni Heri (26), warga Desa Tanjung Mulak, Kabupaten Lahat.

Kondisi jasad korban saat pertama kali ditemukan.

Heri disegerap di tempat persembunyian di daerah Talang Datar, Kecamatan Gumai, Kabupaten Lahat, Selasa (27/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dua jam setelah meringkus Heri, tim gabungan berhasil menciduk Gumpa (21), warga Desa Simpur, Kecamatan Gumai, Kabupaten Lahat.

Dia disergap petugas gabungan di Desa Tinggi Ari, Kecamatan Gumay, Kabupaten Lahat sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari pengakuan kedua pelaku, jika sepeda motor korban Yamaha Jupiter nopol BG 2046 WI warna kuning sudah dijual kepada warga Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim.

Kini kedua tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Lahat untuk kepentingan penyelidikan.

Terungkapnya peristiwa perampokan yang menimpa Mastawan, setelah warga menemukan jasad pria malang itu di pinggir Jalan Raya Tebing Ayek Bengkok tepatnya di Desa Talang Padang Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Kamis (15/7) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Pajar Bulan AKP Kasmini Darda, SH mengatakan korban dirampok saat mengantar penumpang dan melintas di lokasi kejadian pada Rabu (14/7/2021), sekitar pukul 21.30 WIB.

Barang bukti yang diamankan petugas.

“Diduga kuat MTN ini korban perampokan karena sepeda motornya hilang,” ujar AKP Kasmini Darda.

Menurut AKP Kasmini Darda, korban meninggal dunia setelah tubuhnya mengalami tiga luka tusukan senjata tajam masing-masing luka tikam di bagian dada kanan, luka tusuk di bahu kanan, dan luka tusukan di bagian punggung kiri. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.