Disporabudpar OKU Dikritik Dewan

Anggota DPRD OKU menggelar Rapat Paripurna penyampaikan pandangan umum fraksi, Kamis (14/7)

Baturaja, Sumselupdate.com – Kinerja Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Ogan Komering Ulu (OKU) mendapat kritikan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Kritikan itu disampaikan, Fraksi PAN dalam Paripurna Penyampaian Pandangan DPRD yang dibacakan Leddy Patra SP, Kamis (14/7).

Menurut Leddy saat membacakan pandangan Praksi PAN, kinerja Disporabudpar dinilai belum maksimal. Terutama dalam hal sosialisasi dan promosi potensi wisata yang ada di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang.

Seharusnya kata dia, lebih digalakan lagi promosi pariwisata. Sehingga lebih maksimal. Baik dari segi promisi hingga fasilitas pariwisata di OKU.

“Pandangan kami sebagai wakil rakyat perhatian Disporabudpar terhadap potensi wisata ini dinilai kurang maksimal. Buktinya masih banyak objek wisata yang berpotensi di OKU belum tergarap maksimal dan terkesan tidak berkembang dengan baik. Banyak, misalnya curup langgah di lengkitih. Ke depan Dinas terkait harus lebih ditingkatkan lagi perhatian wisata. Fasilitas wisatawan di objek wisata yang ada juga harus ditingkatkan,” katanya.

Disamping itu, sebagai tindaklanjut terhadap lima (5) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) setempat, Anggota DPRD OKU menggelar Rapat Paripurna penyampaikan pandangan umum fraksi, Kamis (14/7).

Ketua DPRD Zaplin Ipani tampak hadir di depan duduk bersebelahan dengan Bupati OKU H Kuryana Azis, namun rapat paripurna tersebut justru dipandu wakil ketua Ferlan ID Murod.

Paripurna ke-6 masa persidangan kedua tahun 2016 pasca libur Lebaran ini hanya dihadiri 23 anggota dewan dari total anggota 35 orang.

“Dari 35 orang anggota DPRD OKU saat ini, sebanyak 23 anggota sudah hadir. Dan 12 orang tidak hadir. Sesuai dengan Tatib maka paripurna ini kuorum,” kata Sekretaris DPRD (Sekwan) Herizal Amri.

Rapat paripurna ini adalah sebagai tindaklanjut dari lima Raperda yang telah disampaikan Pemerintah Daerah ke DPRD, dan telah dibahas sejak 12 Juni – 13 Juli lalu.

Adapun Raperda tentang RPJMD tahun 2016 – 2021, itu adalah Raperda Bangunan Gedung, Raperda Administrasi Kependudukan, Raperda Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan Raperda Pariwisata.(Yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.