Gara-gara Menolak Menodong, ABG di Palembang Ditusuk Teman

ilustrasi (foto: news.okezone.com)

Palembang, Sumselupdate.com – Gara-gara menolak diajak menodong, seorang Anak Baru Gede (ABG), Al Pariq (13) malah menjadi korban penusukan dan sayatan pisau yang dilakukan oleh temannya, Alpa (19).

Peristiwa itu terungkap, setelah Pariq yang tinggal di Jalan KH Azhari, Lorong Sungai Aur, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang bersama orang tuanya, Prihatin (33) melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (15/7).

Bacaan Lainnya

Dari laporan yang tertera pada laporan polisi, peristiwa tersebut bermula saat ia tengah nongkrong bersama terlapor di kawasan Jalan KH Azhari, Lorong Kebudayaan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Minggu (10/7) lalu.

Saat itu, Alpa hendak membeli minuman keras (Miras), namun karena tak memiliki uang, Alpa mengajak Pariq untuk menodong orang yang melintas di kawasan tersebut. Enggan menuruti permintaan itu, Pariq pun mencoba menghindar dan menjauhi Alpa.

Namun, saat hendak meninggalkan Alpa, tiba-tiba tangannya ditusuk dan disayat oleh Alpa menggunakan pisau yang sudah sengaja dipersiapkan dari rumah terlapor. Usai kejadian itu, Alpa langsung kabur, sedangkan korban dibawa warga sekitar ke rumah sakit terdekat.

Bahkan, setelah kejadian itu, keluarga korban juga sempat mendatangi rumah Alpa dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Namun, bukannya tanggung jawab, orang tua Alpa malah memarahi ibu korban. Mendapat perlakuan tersebut, akhirnya pihaknya memutuskan untuk memilih jalur hukum.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Laporan korban juga sudah diterima dengan bukti laporan yang tertuang pada no. LP/ B-1860/ VII/ 2016/ Resta/ Sumsel.

“Laporan akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.