Palembang, Sumselupdate.com –Dari hasil pengembangan, setidaknya 29 warga Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ternyata mendapat kabar dari TT, DA dan EC (DPO) yang diduga sebagai koordinator melalui ponsel untuk mendatangi mesin ATM di RSMH Palembang untuk melakukan pembobolan.
“Kami menduga ketiga warga asal Tulung Selapan itu yang mendalangi mereka dalam menjalankan aksi kejahatannya,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Kristovo Arianto, Kamis (3/3).
Dijelaskan Kristovo, untuk koordinator mereka, anggota di lapangan tengah melakukan pengejaran terhadap tiga orang yang diduga sebagai otaknya yakni TT, DA dan EC.
“Mengenai apakah mereka merupakan jaringan bobol mesin ATM antar provinsi saat ini belum mengarah sampai ke sana dan masih dalam pengembangan,” tuturnya. (man)











