Curi Handphone, Juni Dituntut 2 Tahun Penjara

Jalannya sidang pelaku pencurian handpone.

Palembang, Sumselupdate.com – Terdakwa kasus pencurian handphone, Juni Harianto Warga Kertapati Palembang, dituntut Jaksa Penuntut Umum hukuman 2 tahun penjara.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa Juni Harianto meminta pada majelis hakim, keringanan hukuman atas perbuatannya tersebut.

Bacaan Lainnya

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Marisa Gianti SH dalam sidang virtual yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sahlan Efendi, di Pengadilan Negeri Palembang, Klas 1A Khusus Sumsel, Kamis (10/12/2020).

Dalam tuntutannya, JPU Marisa Gianti, menyatakan terdakwa Juni Harianto Alias Jun telah melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3  dan ke-4 KUHP.

Terdakwa Juni Harianto bersama dua rekannya bernama Tiar (DPO) dan Yono (DPO), pada September 2020 lalu telah melakukan pencurian di rumah milik korban berinisial YA, yang berlokasi di Jalan Ramifa, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.

Saat itu sekitar pukul 03.00 WIB, terdakwa Juni yang tengah duduk di depan rumah korban YA, diajak kedua rekannya yang masuk dalam DPO, Tiar dan Yono untuk melakukan aksi kejahatan di rumah korbannya.

Setelah beberapa saat mengamati keadaan sekitar rumah korban, terdakwa bersama kedua rekannya masuk melalui jendela yang berada disamping rumah dalam kondisi tidak terkunci. Ketika kedua rekannya masuk kedalam rumah YA, terdakwa Juni bertugas mengamati keadaan di luar rumah korban.

Tidak lama kemudian, dua rekan terdakwa, yakni Tiar dan Yono, keluar rumah korban dengan membawa satu buah HP merk Samsung Type J2 warna orange dan satu buah HP merk Samsung Type A10S warna hitam merah.

Hasil curian tersebut, dibawa terdakwa dan rekannya kesalah satu konter handphone yang berada di kawasan 7 Ulu, untuk dijual. Dari penjualan 2 handphone tersebut didapatlah uang senilai Rp600.000 rupiah, yang terdakwa bagi rata dengan rekannya.

Akibat perbuatan terdakwa Juni Harianto dan rekannya, korban YA, mengalami kerugian hingga Rp4 juta. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.