Cegah Konflik Antar Agama, Pemkot Palembang Ajak Masyarakat Berperan

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengadakan sosialisasi tim Pertimbangan Pendirian Tempat Ibadah (P2TI) dengan mengusung tema tingkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kerukunan antar umat beragama menuju Palembang Emas Darussalam, Kamis (15/11/2018) di Hotel Wyndham Palembang.

Walikota Palembang yang diwakili Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) H Riza Fahlevi, MA mengatakan dengan sosialisasi ini mengajak masyarakat mengetahui peraturan dan bagaimana proses pendirian rumah ibadah sesuai mekanisme dan prosedur yang ada agar tidak terjadi konflik.

Bacaan Lainnya

“Pemkot berharap besar kepada masyarakat khususnya camat dan lurah untuk tidak langsung memberikan Izin mendirikan rumah ibadah, namun ada proses sesuai dengan jalurnya. Agar tidak ada konflik yang terjadi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang tercatat, jumlah masjid dan mushala di Kota Palembang mencapai 1.901 dan itu semua merupakan potensi besar bagi umat muslim maupun non muslim untuk menjalin tali silaturahmi.

Sementara itu, Kepala Penyelenggara Syariah kantor Kementerian Agama Kota Palembang Ahmad Nizam, M. SI mengatakan untuk perbandingan tempat ibadah Indonesia ada kenaikan hingga 238,35 persen dari 1977 sampai 2004.

“Dengan adanya surat keputusan bersama Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri memposisikan seluruh agama di Indonesia di berlakukan sama, tidak ada perbedaan,” katanya.

Ketua pelaksana kegiatan, Arifin, S.H mengatakan tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pendirian tempat ibadah menuju Palembang Emas Darussalam, sehingga masyarakat mengerti dan menjaga toleransi antar umat beragama.

Sosialisasi diikuti sebanyak 320 peserta terdiri dari kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid serta perguruan tinggi. (syd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.