Palembang, Sumselupdate.com – Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan Unit Reskrim Polsek Sukarami berhasil menangkap dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang sopir truk di SPBU Nurdin Panji, Palembang, Kamis (4/6/2026).
Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah peristiwa berdarah yang dipicu perselisihan antrean pengisian BBM solar tersebut.
Korban diketahui bernama Yerpan Firmansyah (38). Ia meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh akibat dikeroyok sekelompok orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban menegur sopir truk lain yang diduga menyerobot antrean pengisian solar di SPBU Nurdin Panji. Teguran tersebut memicu cekcok hingga berujung aksi kekerasan.
Dalam pengejaran yang dilakukan secara intensif, polisi berhasil mengamankan Ongki Saputra (23) dan Agung Prayoga (27) pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, membenarkan penangkapan kedua terduga pelaku tersebut.
“Kurang dari 20 jam setelah kejadian, dua tersangka berhasil kami amankan. Saat ini pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya.
Dari penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit truk milik korban, satu bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu yang diduga digunakan dalam penyerangan, serta pakaian yang dikenakan salah satu tersangka saat kejadian.
Penyidik mengungkapkan Ongki Saputra, warga Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, diduga berperan sebagai pelaku yang menikam korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka serius di tubuh dan kepala korban.
Sementara itu, peran Agung Prayoga yang juga merupakan warga Talang Betutu masih didalami penyidik karena yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolrestabes menegaskan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Identitas pelaku yang belum tertangkap sudah kami kantongi. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan,” tegasnya.
Polisi memastikan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya terus dilakukan guna mengungkap secara tuntas kasus pengeroyokan yang menewaskan sopir truk tersebut.
(**)











