Pasukan TNI AD Serbu Musuh di OKU, Warga Terpaksa Diungsikan

Suasana latihan tempur Antar Percabangan.

Baturaja,sumselupdate.com – Pasukan TNI AD berhasil memenangkan pertempuran dengan baik. Perang itu terjadi di kawasan OKU Raya. Musuh menyerah, meski suara tembakan terdegar hingga ke pemukiman warga,  akibatnya warga sekitar terpaksa diungsikan.

Namun semua itu hanyalah seremoni latihan tempur Pasukan TNI Angkatan Darat (AD) antar kecabangan TNI AD di Pusat latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/11/2018).

Latihan ini melibatkan ribuan personel gabungan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam bertempur, kegiatan ini telah dilaksanakan sejak 5 November lalu.

“Hari ini merupakan latihan puncak antar kecabangan TNI AD. Tentunya semuanya kita bersyukur karena latihan ini dapat berjalan aman dan lancar sesuai yang kita harapkan,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) TNI AD Jenderal Mulyono didampingi Pangkostrad Letjend Andika usai kegiatan latihan.

Dikatakan Jenderal bintang empat ini, latihan tersebut merupakan akumulasi dari seluruh siklus latihan TNI AD yakni mulai dari tingkat perorangan, regu, pleton, kompi, batalyon dan tingkat Brigade. “Mulai dari masalah teknis, taktis hingga gladi di lapangan seperti yang kita lihat pada puncak latihan hari ini,” sebutnya.

Dalam latihan ini lanjutnya, melibatkan Brigade Tim pertempuran yakni Brigade Kostrad. “Harapan kita dengan latihan ini, seluruh prajurit dapat merasakan seperti apa bergerak dalam hubungan brigade,” ucapnya.

Dalam latihan ini kata Kasad, pihaknya mengerahkan alutsista yang sudah dibeli dan dimiliki TNI AD. “Seluruh alutsista milik TNI AD yang canggih sudah kita libatkan disini. Dengan demikian kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver brigade mengoperasikan alutsista ini dan bagaimana karakter senjata ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kasad juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyaksikan bagaimana profesionalisme prajurit TNI AD.

“Rakyat adalah ibu kandung TNI, ini lah hasil karya dari anak-anak ibu/bapak sekalian, itulah pertanggungjawaban TNI AD kepada bangsa, rakyat Indonesia, apa yang sudah TNI AD lakukan untuk melindungi bangsa dan NKRI kedepan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Dinas Penerangan Media Cetak TNI AD Letkol Paiman mengatakan, latihan antar kecabangan ini melibatkan Brigade 13 Galuh Divisi 1 Kostrad dengan total 2.500 personel.

“Bentuk latihannya dengan pasukan yang melakukan operasi menghancurkan musuh, di samping mengerahkan personel kita juga mengerahkan alutsista, berupa 12 unit tank leopard, helicopter, serta alutsista kecabangan lainnya,” imbuhnya. (wid)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.