Catat! Kades Baru Jangan Sembarangan Mengganti Perangkat Desa

Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa dan Kerja Sama Antar Desa Zainal Arifin, SE.

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKU Selatan mengingatkan kepala desa (kades) yang baru saja dilantik pada 29 November 2021 lalu, agar tidak boleh sembarangan mengganti perangkat desa.

Read More

Seperti disampaikan Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa dan Kerjasama Antar Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKU Selatan, Zainal Arifin, SE saat diwawancarai Sumselupdate.com, Kamis (2/12/2021) sore kemarin.

Menurutnya, ada mekanisme terkait pergantian perangkat desa. Sehingga kades yang baru saja dilantik atau kepala desa yang baru menjabat tidak bisa seenaknya semena-mena mengganti perangkat desa.

“Jadi adanya mekanisme itu, kepala desa terpilih tidak boleh sembarangan mengganti perangkat desa tanpa didasari dengan aturan,” tegas Zainal.

Lebih lanjut Inal sapaan akrab Zainal Arifin, SE menuturkan, untuk memberhentikan perangkat desa harus memenuhi unsur sebagai mana yang diatur pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Di mana, berdasarkan Pasal 5 Permendagri Nomor 67 tahun 2017 tersebut, perangkat desa itu bisa diberhentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia, berhenti sendiri (mengundurkan diri), atau diberhentikan.

“Untuk perangkat desa diberhentikan yang dimaksud, yaitu karena usia telah genap 60 tahun, dinyatakan sebagai terpidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun, berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Kemudian berhalangan tetap dan tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa serta melanggar larangan sebagai perangkat desa. Jadi berdasarkan aturan tersebut kades yang baru tidak boleh semena-mena,” ujar Inal.

Bukan hanya itu Inal juga menambahkan, dalam perda Nomor 3 Tahun 2018 Kabupaten OKU Selatan di antaranya bahwa masa jabatan perangkat desa sesuai dengan surat keputusan (SKA) masa jabatannya adalah enam tahun dan bisa diangkat kembali sampai usia 60 tahun.

Untuk itu, lanjut Inal, pihaknya menyarankan agar para kades yang baru saja dilantik beberapa hari lalu itu,  hendaknya bisa mengarahkan perangkat desanya untuk menunjukkan kinerjanya agar antara kades dan perangkat bisa sinkron dalam menjalankan pemerintahan desa.

“Intinya saya berharap agar kades yang baru dapat mengarahkan para perangkat desa untuk menunjukkan kinerjanya dalam melayani masyarakat,” tutur Zainal.

Adapun untuk ke 73 Kades yang baru saja dilantik pada pilkades serentak yang telah dilaksanakan pada 27 Oktober 2021 silam, ada sebanyak 46 orang yang merupakan wajah baru.

Kemudian sisanya  27 orang tersebut merupakan muka lama atau petahana (incumbent) yang berhasil terpilih kembali dari total 56 petahana yang ikut bertarung.

“Kita berharap para kades terpilih yang baru saja dilantik ini, dapat mengemban amanah dari masyarakat. Serta dapat memajukan desa yang saat ini ia pimpin,” tandasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.