Calon Manajer Koperasi Merah Putih Kembali Meninggal Saat Latsarmil, Total Korban Jadi 5 Orang

Writer: - Sabtu, 27 Juni 2026
Ilustrasi - Diklat Manajer Kopdes Merah Putih (Instagram/pusdikkavpussenkav)

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen Rico Sirait, menjelaskan Muhammad Rifki sempat mengeluhkan sesak napas pada Kamis (25/6/2026) dan langsung mendapat penanganan awal dari tim kesehatan.

Read More

Setelah kondisinya sempat membaik, Rifki kembali mengikuti aktivitas pendidikan. Namun, pada sore harinya kesehatannya kembali menurun sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Korban kemudian menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU). Meski tim dokter telah melakukan berbagai upaya medis, Muhammad Rifki dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) pukul 00.28 WIB.

Menurut Rico, sebelum mengikuti pendidikan, Muhammad Rifki telah melalui seluruh tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai peserta.

“Kami juga telah memberikan pendampingan kepada keluarga, mulai dari pengantaran jenazah ke daerah asal hingga membantu pemenuhan hak-hak peserta sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kemhan menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan.

Evaluasi tersebut meliputi penguatan proses seleksi kesehatan, peningkatan deteksi dini terhadap kondisi medis peserta, penambahan pengawasan tenaga kesehatan selama pendidikan, penelusuran terhadap peserta yang memiliki keluhan serupa, serta penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan.

Selain Nola Dya Sari dan Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, tiga peserta lain yang lebih dahulu meninggal dunia selama mengikuti Latsarmil SPPI adalah Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Bertambahnya jumlah peserta yang meninggal dunia dalam program tersebut kembali memunculkan perhatian publik terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran bagi calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts