Bupati Panca Mawardi Minta Ketua Cabor, Jika Tak Mampu Mengundurkan Diri!

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi, bersama pengurus KONI Ogan Ilir.

Laporan: Henny Primasari

Indralaya, Sumselupdate.com – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi, menegaskan kepada kepengurusan KONI Ogan Ilir, jika ada ketua cabang olahraga (cabor) yang tidak mampu menaungi diharapkan mengundurkan diri.

Read More

“Saya ingatkan kepada ketua cabor KONI kalau memang merasa tidak mampu menaungi cabor, diharapkan mengundurkan diri. Karena masih banyak yang berpotensi dan lebih mampu dari anda,” hal tersebut dikatakannya saat kepengurusan KONI di bawah komando H Aswan Mufti bersilahturahmi dengan Bupati Panca Mawardi, Rabu (5/1/2022).

Bupati Panca juga memaklumi jika hasil prestasi dari atlet kurang maksimal dikarenakan minimnya fasilitas yang dimiliki. Bahkan ia juga mengingatkan agar fasilitas cabor seperti lapangan menembak dan panahan agar dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Saya sering prihatin punya lapangan cabor menembak dan panahan justru tidak dipakai secara baik, berlomba-lomba meminta bangun fasilitas stadion, namun tidak dimaksimalkan. Ini menjadi pembelajaran bersama, mari kita sama-sama intropeksi. Alhamdulillah kita dapat bantuan Pemprov Sumsel yaitu stadion mini, saya sudah juga membangun lapangan bulutangkis berstandar nasional senilai  Rp1,6 miliar di Kecamatan Tanjung Batu. Kita bangun di sini dikarenakan banyak atlet bibit unggul, atlet badminton tersebar di Kecamatan Payaraman dan Tanjung Batu,” ujarnya

Ketua KONI Ogan Ilir H Aswan Muhfti mengatakan, dirinya bersama kepengurusannya mengaku bersyukur dan berterimakasih atas bantuan Bupati Panca Mawardi selama ini yang mendukung KONI.

“Kita ada total 469 orang kepengurusan KONI yang terdiri dari atlet pelatih dan official. Tahun 2022 kegiatan KONI ada dua item, yaitu meningkatkan kompetensi pelatih, tanpa pelatih yang baik mustahil prestasi dapat diraih, kemudian pada 2022 KONI akan melakukan pekan olahraga kabupaten, dimulai dari tingkat desa.

“Untuk cabor kita batasi, misalnya ada cabor sepakbola bola, bola volly, badminton, beladiri. Kami juga salut dengan cabor sepaktakraw karena biasanya selalu menyumbangkan emas hanya tahun kemaren yang hanya menyumbang perak. Padahal fasilitas latihan minim, kedepan perhatiannya akan kita tingkatkan. Yang jelas kami akan lebih optimal lagi berlatih untuk mendapatkan medali emas di even mendatang,” harapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.