Cekoki Miras dan Gilir ABG, Empat Pemuda di Empat Lawang Ditangkap!

Empat dari enam pelaku pemerkosaan berhasil diringkus oleh jajaran Polres Empat Lawang yang di-back up oleh Polsek Pendopo.

Laporan: Mutaqim Alparisi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Aksi pemerkosaan secara bergiliran terhadap anak baru gede (ABG) berinisial Ky (15), warga Desa Karang Caya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan akhirnya menemui titik terang.

Read More

Ini setelah empat dari enam pelaku pemerkosaan berhasil diringkus oleh jajaran Polres Empat Lawang yang di-back up oleh Polsek Pendopo.

Keempat pemuda berotak mesum itu adalah Ardi Bin Hanapi (23), warga Desa Pendopo Kecamatan Pendopo, Muhammad Erwan Bin Samsul (22), warga Desa Pendopo, Raka Sastra Purnawangsahbin Adnan (19), warga Desa Pendopo, dan Yuriko Guterres Bin Holil (22), warga Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo.

Usai disergap di kediamannya masing-masing pada Senin (3/1/2022), keempatnya digiring ke tahanan Polres Empat Lawang. Sedangkan dua pelaku lain masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Empat Lawang, AKBP Patria Yuda Rahardian SIK melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin, SH, MH didampingi Kanit Pidum Ipda Adien SE membenarkan penangkapan tersangka kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur.

“Benar, empat dari enam tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur berhasil kita tangkap. Sedangkan dua tersangka lagi masih buron, namun kita sudah mengantongi identitas kedua pelaku ini,” kata Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin, Rabu (5/1/2022).

AKP M Tohirin mengatakan, peristiwa perkosaan secara bergiliran ini bermula korban Ky dijemput oleh tersangka Insan (DPO) menuju rumah tersangka Raka pada Senin (27/12/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kediaman Raka sendiri berada di belakang Pasar Pendopo Kecamatan Pendopo. Setelah sampai di rumah tersangka Raka, korban sudah melihat lima pelaku lain yang tidak dikenalnya.

Kemudian para pelaku tersebut mengajak korban untuk berkenalan, tidak lama kemudian korban diajak mengobrol oleh pelaku Yok (nama panggilan).

“Pada saat itu korban dipaksa untuk meminum minuman keras. Akan tetapi korban menolak. Melihat itu, Yok dan para pelaku lain memaksa korban untuk menegak minuman keras tersebut dengan cara menuangkan minuman tersebut ke mulut korban, sehingga korban menjadi mabuk dan setengah sadar,” katanya.

Kemudian tersangka Atok (nama panggilan) dan Yok langsung mencabuli korban dan diikuti para pelaku lain yang langsung menyetubuhi korban secara bergantian.

Setelah melampiaskan nafsu syahwatnya, oleh para pelaku korban disuruh istirahat. Namun korban meminta untuk diantarkan pulang, akan tetapi para pelaku melarangnya.

Barulah pada Selasa (28/12/2021) sekitar pukul 07.00 WIB, korban diantar pulang oleh tersangka Riko ke rumah nenek korban yang berada di Desa Tangga Rasa, Kecamatan Pendopo.

“Dari sanalah, korban menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya. Atas laporan itu, langsung kita tindak lanjuti,” ucapnya lagi. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.