BNN Sumsel Musnahkan 7 Kg Sabu

Proses pemusnahan narkoba oleh BNN Provinsi Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil mengamankan narkoba jenis sabu sabu seberat 7 kilogram dan pil ektasi sebanyak 75 butir.

Barang haram tersebut akhirnya dimusnahkan dengan mengunakan alat bor yang sudah dimodifikasi, lalu dimasukkan ke dalam ember dicampur sabun cair. Sedangkan, 75 ekstasi berwarna hijau berlogo Teddy Bear dimusnahkan petugas dengan dihancurkan mengunakan blender dari dicampur sabun cair (detergen), Rabu (13/12/2018).

Bacaan Lainnya

Narkoba tersebut diamankan dari tiga orang yakni Mamat (34) warga Jakarta Pusat, Ivan (35) warga Desa Tulung Selapan, serta Gandi (35) warga Talang Putri, Palembang. Sedangkan,untuk 75 Ekstasi tersebut diamankan petugas dari tersangka Herman (37), warga Lorong Terusan Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I.

Lalu, pengembangan petugas, kembali menangkap Zulkarnain (41), warga Dusun II Kelurahan Pipa Putih Kecamatan Pemulutan dan Ansori (33), warga Jalan Pendidikan Kelurahan Jakabaring Selatan Kabupaten Banyuasin, pada 4 November 2018, sekitar pukul 22.00.

Di mana awalnya, barang bukti ini diperiksa kandungannya oleh tim Labfor Polda Sumsel. Setelah dinyatakan positif barang-barang tersebut merupakan sabu dan pil ekstasi. Semua barang bukti inipun langsung dimusnahkan.

” Kita melakukan pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan amanat pasal 91 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 45 ayat 4 KUHAP yang mewajibkan kepada penyidik untuk melakukan pemusnahan barang bukti yang sifatnya dilarang,” ujar Kepala BNN Prov Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan, usai melakukan pemusnahan.

Lanjutnya, hal ini juga dilakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan barang bukti oleh aparat hukum yang tidak bertanggung jawab.

Sedangkan, untuk tersangka MM atas barang bukti sabu 7 kg, pihaknya sudah mengenakan pasal mencucian uang, ini terbukti dari kekayaannya diduga hasil penjualan barang haram tersebut, “Kami sudah menyita beberapa kendaraan tersangka, dan kita sudah kenakan pasal pencucian uang,” ujarnya.

Ketiga pelaku bermula laporan masyarakat yang ditindaklanjuti penyelidikan dan mengamankan Ivan serta Gandi di Desa Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Jumat (16/11). “Hasil penyelidikan, kita lakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Ivan dan Gandi. Dari keduanya kita amankan sabu seberat tujuh kilogram sabu,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil pengembangan pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka lainnya yakni Mamat yang merupakan bandar narkoba asal Palembang. Mamat ditangkap ketika hendak melarikan diri ke Provinsi Bangka Belitung.

“Kita tangkap di kawasan Pelabuhan Tanjung Api-api ketika hendak melarikan diri ke Bangka Belitung. Rekannya berinisial DB yang merupakan kakak kandungnya berhasil meloloskan diri,” tukasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.