Palembang, Sumselupdate.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan bersama Polres jajaran berhasil mengamankan ratusan senjata api rakitan dalam Operasi Senpi Musi 2026 yang berlangsung selama 16 hari. Sebanyak 397 pucuk senjata api rakitan berhasil disita, terdiri dari senjata laras panjang dan laras pendek.
Dari total barang bukti tersebut, sebanyak 396 pucuk dimusnahkan dengan cara dipotong pada bagian laras sebagai bentuk komitmen kepolisian memberantas peredaran senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, didampingi para pejabat utama Polda Sumsel di Lapangan Tembak Mako Sat Brimob Polda Sumsel, Jumat (3/7/2026).
Kapolda menjelaskan, selama pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026, Polda Sumsel berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan mengamankan 31 orang tersangka.
Selain penindakan hukum, operasi tersebut juga diwarnai meningkatnya partisipasi masyarakat. Sebanyak 234 pucuk senjata api merupakan hasil penyerahan sukarela warga kepada pihak kepolisian.
“Keberhasilan Operasi Senpi Musi 2026 merupakan implementasi nyata Program Presisi Polri dalam memperkuat penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Sandi.
Menurutnya, pemberantasan peredaran senjata api ilegal merupakan langkah strategis untuk mencegah berbagai tindak pidana yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda menegaskan, hasil operasi tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik senjata api laras panjang maupun laras pendek. Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat dapat beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut terhadap ancaman senjata api ilegal,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Senpi Musi 2026, mulai dari Wakapolda Sumsel, Irwasda, pejabat utama Polda Sumsel, Direktur Reserse Kriminal Umum, Kepala Biro Operasi, hingga seluruh Kapolres jajaran.
Ia menilai keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi yang solid antara seluruh jajaran kepolisian dengan dukungan aktif masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Sumatera Selatan.
(**)
Bantu Kami untuk Berkembang
Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!











