Angin Puting Beliung Mengamuk di Desa Salibar Pagaralam

Kerusakan akibat angin puting Beliung di Desa Kali ar, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com Angin puting beliung menerjang Desa Selibar, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Angin yang terjadi tengah siang bolong ini membuat warga panik. Terlebih, musibah ini merobohkan delapan bangunan, yakni tiga gudang dan lima rumah warga. Angin juga merusak mesin kopi dan beras milik warga.

Kerusakan parah terjadi pada salah satu gudang yang berada di Desa Selibar. Atap gudang terlepas akibat disapu angin puting beliung. Seisi gudang pun tak lepas dari amukan angin.

Saksi mata kejadian Karminto (50), penjaga Gudang Kopi mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam gudang mesin kopi. Tiba-tiba ada suara gaduh dan tampak angin puting beliung mengangkat atap gudang.

“Saya tadi sedang berada di dalam gudang. Memang angin tampak deras, tiba-tiba suara gemuruh membawa atap seng gudang hingga terbang ke belakang,” ujarnya.

Bahkan saat kejadian, dirinya langsung berlarian dan melihat atap gudang miliknya sudah terbawa angin puting beliung.

“Atap gudang yang dibawa terbang. Namun akibatnya, kopi dan beras yang ada di gudang semuanya basah,” katanya.

Warga lain, Yuti (48) mengatakan, kebun jagung miliknya juga rusak akibat angin puting beliung tersebut.

“Kebun jagung saya rusak akibat angin puting beliung ini. Karena, angin puting ini tampak memutar di lahan jagung,” ungkapnya.

Data yang berhasil dihimpun  menyebutkan, selain sejumlah rumah yang rusak dan kebun warga, banyak pohon di tepi jalan juga yang roboh akibat diterjang angin puting beliung.

Kepala BPBD Kota Pagatalam, Patriot A Mundra melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Misba didampingi Kasi Kesiapsiagaan dan PBK, Hupis mengatakan, terkait kejadian ini pihak BPBD Pagaralam akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terimbas bencana puting beliung.

“Kami sementara ini akan memberikan bantuan berupa terpal kepada pemilik Gudang Kopi dan Beras. Kami juga akan mendata kerusakan serta kerugian yang dialami warga akibat bencana ini,” ujarnya.

Misba mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terkait cuaca ekstrem saat ini. Pasalnya berdasarkan data BMKG memang beberapa dearah di Sumsel termasuk Pagaralam termasuk kawasan rawan bencana. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.