Ambruk, Jembatan Jalan di Desa Danau Baru Muaraenim Nyaris Telan Korban Jiwa

Kondisi jembatan kayu yang dijadikan masyarakat Desa Danau Baru, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengangkut hasil pertanian yang ambruk, Jumat (22/7/2022).

Laporan: Syahrial Hadi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Bangunan jembatan kayu di Desa Danau Baru, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ambruk, Jumat (22/7/2022).

Read More

Ambruknya sarana transportasi darat ini menyuliskan masyarakat untuk mengangkut hasil tani keluar desa lantaran jembatan kayu itu menjadi jalan setapak yang dibangun dengan dana desa (DD) untuk warga mengangkut hasil pertanian mereka.

Kepala Desa Danau Baru, Tobri mengatakan, jalan titian usaha tani ini adalah jalan penghubung antar-desa dan lahan pertanian warga telah lama rusak dan ingin dibangun kembali melalui dana desa.

Kondisi jembatan kayu yang dijadikan masyarakat Desa Danau Baru, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengangkut hasil pertanian yang ambruk, Jumat (22/7/2022).

Menurut Tobri, jalan setapak itu sebagian besar sudah dibangun dengan cara dicor beton dan bertiang. Namun belum bisa dicor seluruhnya, karena terhalang oleh adanya jalur pipa gas milik PGN.

Akibatnya, kurang lebih 25 meter hanya menggunakan jembatan kayu. Namun sekarang sudah rapuh sehingga kemarin ambruk dan nyaris menelan korban jiwa, karena saat bersamaan dilintasi warga yang membawa hasil getah karet.

“Selama ini kita anggarkan melalui dana desa untuk membangun akses jalan tersebut dengan panjang sekitar 500 meter dengan memakai tiang karena melalui lahan sawah warga. Namun terkendala sekitar 25 meter yang belum bisa dibangun masih menggunakan kayu, karena melalui jalur pipa gas milik PT PGN, dan sudah beberapa kali diusulkan ke PT PGN, dan beberapa minggu lalu PT PGN sudah datang langsung ke lokasi, dan menurut mereka jembatan yang akan dibangun harus standar dari mereka karena melalui pipa gas yang bertekanan tinggi. Namun sampai sekarang belum ada tanggapan lagi dari PT PGN, tentang pembangunan jembatan jalan titian ini,” katanya.

Kepala Desa Danau Baru, Tobri.

Berangkat dari persoalan itu, kades berharap PT PGN segera membangun jalan titian karena jembatan jalan titian yang saat ini dipakai sudah ambruk dan hampir menelan korban jiwa.

“Jembatan jalan titian ini satu-satunya akses jalan warga untuk membawa hasil pertanian mereka. Karena belum adanya tanggapan dari PT PGN, maka akan kami bangun jembatan cor standar kami dan sesuai dengan anggaran dana desa,” cetusnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.