Aksi Kocak Pelaku Penusukan Juru Parkir di Bawah Ampera yang Berjanji Tak Ulangi Tindak Kejahatan

Aksi kocak tersangka Pebri Andika yang berjanji tidak akan melakukan aksi tindak kejahatan di Kota Palembang lagi, Kamis (27/1/2022).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh kocak tingkah laku Febri Andika (29), warga Lorong Bunga Tanjung, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan yang merupakan pelaku penusukan terhadap juru parkir (jukir) di Taman Skateboard Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. By

Read More

Saat diamankan tim Opsnal Tekab 134 dan Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Kamis (27/1/2022) siang, pelaku berjanji tidak akan melakukan aksi tindak kejahatan di Kota Palembang lagi.

“Aku janji pak kalu aku maling, aku nodong, dan begal lagi sumpah demi Allah Aku tebuang (masuk penjara –red),” ujarnya di hadapan polisi.

Sontak janji sang tersangka membuat polisi yang mendapinginya terdiam sejenak dan tertawa.

Aipda Rudi yang berada di sebelahnya pun menuturkan apa yang diucapkannya itu salah.

“La jelaslah kalu kau begal, kau maling, dan nodong kau tebuang,” kata Aipda Rudi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi menjelaskan, yang menjadi korban penusukkan pelaku adalah seorang jukir bernama Mada (29), warga Lorong Bunga Tanjung, Kecamatan IB II, Palembang.

“Kalau antara korban dan tersangka sebelum sudah pernah terlibat permasalahan. Saat kejadian korban sedang menjaga parkiran di tempat kejadian perkara (TKP).

Lalu tiba-tiba datang pelaku Pebri Andika. Tak lama kemudian, keduanya pun terlibat cekcok mulut.

Pelaku Pebri usai ribut mulut, pulang ke rumah sambil membawa gunting dan langsung menusuk korban.

Tak sampai di situ, korban mengalami luka tusukan di bagian pinggang hingga akhirnya pulang mengobati lukanya dan kemudian melaporkan kejadian ke petugas Polrestabes Palembang.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 351 dengan ancaman lima tahun penjara.

Sementara itu, pelaku Febri Andika mengaku dia dihasut oleh rekannya.

“Aku ini masih keluargo korban. Pas aku naik minta uang tak diberikannya. Malah korban menantang. Melihat korban kembali, aku balik (pulang) dan mengambil gunting untuk menusuk menusuknya,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.