Akhir April, Diperkirakan Pilkada Ulang di Empat TPS di PALI Digelar

Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan pemungutan suara ulang (PSU) pada 4 (empat) tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada PALI.

Palembang, Sumselupdate.com – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan pemungutan suara ulang (PSU) pada empat tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada PALI, paling lama 30 hari kerja setelah dibacakan putusan.

Menanggapi keputusan itu, kuasa hukum pasangan pemohon, yakni pasangan calon nomor urut 01 Devi Harianto – H Darmadi Suhaimi, (DH-DS), Novriansyah yang dihubungi, mengungkapkan rasa syukurnya atas putusan tersebut. Selaku kuasa hukum dari pasangan DHDS, putusan dari MK sesuai dengan harapan pihaknya.

Read More

“Inikan sudah putus di Mahkamah Konstitusi, akan ada PSU di 4 TPS yakni TPS 6 Kelurahan Tempirai Kecapatan Penukal Utara, TPS 8 kelurahan Babat, TPS 9 dan TPS 10 Kelurahan Air Itam kecamatan Penukal, PALI. Kami menghormati putusan Mahkamah Konstitusi dan menerima hasil ini,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan yang dibacakan oleh Hakim MK, Anwar Usman dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilkada Labusel, Senin (22/3/2021), memutuskan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS di PALI.

Adapun TPS yang akan dilakukan PSU adalah TPS 6 Kelurahan Tempirai Kecapatan Penukal Utara, TPS 8 kelurahan Babat, TPS 9 dan TPS 10 Kelurahan Air Itam kecamatan Penukal, PALI.

“Menimbang bahwa berkaitan dengan telah dikabulkannya sebagian dalil Pemohon dan Mahkamah telah memrintahkan untuk dilakukannya pemungutan suara ulang di 4 (empat TPS sebagai mana dipertimbangkan tersebut di atas, maka terhadap keputusan Ketua KPU PALI nomor 366/PL.02.6-Kpt/1612/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi  Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI tertanggal 15 Desember 2020, haruslah dinyatakan batal sepanjang mengenai perolehan suara masing-nasing pasangan calon di empat TPS yaitu TPS 6 Kelurahan Tempirai Kecapatan Penukal Utara, TPS 8 kelurahan Babat, TPS 9 dan TPS 10 Kelurahan Air Itam kecamatan Penukal, PALI,” katanya.

Anwar saat membacakan putusan mengatakan, menimbang bahwa, dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan dan jangka waktu, serta dengan melihat kemampuan KPU PALI dan aparat penyelenggaraan, serta peserta pemilihan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang, mahkamah berpendapat bahwa waktu yang diperlukan untuk melaksanakan PSU adalah paling lama 30 hari kerja sejak diucapkannya putusan Mahkamah ini.

Kemudian hasil dari pelaksanaan PSU tersebut, ditetapkan setelah digabungkan dengan perolehan suara yang tidak dibatalkan berdasarkan Keputusan Ketua KPU PALI nomor 366/PL.02.6-Kpt/1612/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi  Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI tertanggal 15 Desember 2020, selanjutnya diumumkan oleh Termohon sesuai dengan peraturan perundang-undangan tanpa harus melapor pada Mahkamah. (bum)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.