Banyuasin, Sumselupdate.com – Warga Dusun 1, RT 03, Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), digegerkan dengan penemuan aircraft bom atau mortir di dalam lokasi tanah milik Didi, pada Kamis (27/2/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Penemuan mortir ini pertama kali ditemukan oleh Alpian (34), yang merupakan operator alat berat excavator, saat sedang menggali tanah di lokasi tersebut.
Melihat benda yang diangkatnya seperti bom, saksi Alpian langsung menghubungi pemilik tanah. Selanjutnya pemilik tanah menghubungi petugas Polsek Rambutan.
Kapolsek Rambutan AKP Ledi membenarkan adanya penemuan aircraft bom atau mortir di lahan tanah milik Didi yang sedang digali di Dusun 1, RT 03, Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.
“Mendapati laporan, saya bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian TKP, guna melakukan evakuasi dan proses Disposal terhadap barang diduga aircraft bom atau mortir,” ucap AKP Ledi saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pribadinya, Sabtu (1/3/2025) siang.
Ketika berada di lokasi, aircraft bom yang ditemukan berukuran panjang +120 sentimeter dan diameter +30 sentimeter.
“Kami amankan dulu barang itu di pinggir tanah, lalu menghubungi Sat Brimob Polda Sumsel, untuk evakuasi barang tersebut dan proses disposalnya oleh Sat Brimob. Rencananya pada Kamis kemarin, proses disposal aircraft bom dilakukan Sat Brimob, tapi karena cuaca hujan, jadi aircraft bom diamankan dahulu ke Polsek Rambutan,” jelas AKP Ledi.
Keesokan harinya, pada Jumat (28/2/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, aircraft bom dibawa oleh Sat Brimob ke lapangan tembak Sat Brimob Polda Sumsel di Dusun II, Talang Tengah, Desa Tanjung Merbu, Kecamatan Rambutan.
“Proses disposal aircraft bom berjalan lancar. Sengaja proses disposal dilakukan pada lahan terbuka, dikarenakan efek dari ledakan dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Aircraft bom itu, masih utuh dan belum meledak, bisa jadi sewaktu-waktu dapat meledak,” tutupnya.











