Penderita Gagal Ginjal di Sumsel Terus Meningkat 

Writer: - Rabu, 30 Oktober 2024
Ilustrasi gagal ginjal

Palembang, Sumselupdate.com – Pada tahun 2024 angka penderita gagal ginjal di Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkat dan telah mencapai ribuan.

Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, menyatakan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, jantung, dan diabetes merupakan faktor utama, yang diperparah oleh kebiasaan hidup yang tidak sehat.

Read More

“Banyak pasien yang enggan minum obat karena khawatir bisa merusak ginjal, padahal obat dari tenaga medis sudah sesuai standar,” ungkap Trisnawarman, Rabu (30/10/2024).

Ia juga menyoroti penggunaan obat-obatan non-standar yang justru memperparah kondisi kesehatan pasien.

Dinkes Sumsel kini menggalakkan program sosialisasi pola hidup sehat melalui kampanye promotif dan preventif untuk mencegah penyakit ginjal.

“Pencegahan sangat penting dalam upaya ini,” kata Trisnawarman yang menyoroti bahwa edukasi tentang kesehatan harus terus diperkuat agar masyarakat lebih memahami bahaya gaya hidup tidak sehat.

Jumlah kasus rawat inap akibat penyakit gagal ginjal di Sumsel, menunjukkan distribusi yang bervariasi berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin.

Dalam rentang usia 0-6 hari, hanya tercatat satu pasien laki-laki, sementara pada kelompok usia 5-14 tahun, kasus meningkat dengan 31 pasien laki-laki, dan 25 pasien perempuan.

Kasus tertinggi ditemukan pada rentang usia 45-64 tahun, dengan 1.611 pasien laki-laki dan 1.833 pasien perempuan.

Kelompok usia lebih dari 65 tahun juga menunjukkan angka signifikan, yaitu 1.181 pasien laki-laki dan 979 pasien perempuan.

Secara total, terdapat 3.607 pasien laki-laki dan 3.793 pasien perempuan, dengan keseluruhan jumlah pasien mencapai 7.400. Dari jumlah tersebut, 1.157 pasien tercatat meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts