Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Azwar Anas (37), warga Jalan Lettu Karim Kadir, Gang Rosa, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang masih mengingat betul peristiwa pengeroyokan yang dialaminya saat dua pengendara Vespa menghajarnya.
Peristiwa pengeroyokan yang diwarnai tembakan peringatan dari aparat kepolisian untuk melerai, dipicu dari saling senggolan saat mobil yang dikendaraai korban melintas di Jalan KH Rasyid Siddiq yang tengah dalam kondisi arus lalu lintas macet, Selasa (25/7/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban Azwar Anas yang kekinian masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka memar di sekujur tubuhnya menceritakan saat kejadian hendak menjemput anak buahnya tukang lepas pasang tenda yang ada di Kecamatan Jakabaring.
Saat itu, korban mengemudikan mobil pick up Daihatsu Grandmax nopol BG 8115 MY melintas di Jalan KH Rasyid Siddiq dari arah Kertapati menuju Jakabaring.
Nah, tepat saat berada di dekat Simpang KB, datang dari arah Kertapati menuju ke Jakabaring arus lalu lintas saat itu dalam kondisi tengah macet.
“Waktu itu saya berhenti tepat di depan Simpang KB sebab ada motor yang ingin menyebrang. Lalu ada pelaku mengendarai Vespa datang dari arah yang sama dengan saya memotong laju mobil saya dari kiri, hingga mobil saya nyerempet Vespa itu hingga hampir terguling,” terang Azwar Anas yang mengaku masih merasa pusing akibat pengeroyokan yang dialaminya.
Dikira tak akan terjadi masalah, Azwar Anas justru dijambak oleh pengendara Vespa yang lain datang dari sebelah kanan mobilnya.
“Tangan pelaku masuk ke jendela mobil saya, akibat dijambak jadi setir mobil saya kebanting ke arah kanan sampai Vespa yang dikendarai oleh pelaku itu terjatuh karena nabrak mobil saya,” terang Azwar Anas.
Situasi yang semakin kacau, lantas Azwar Anas dan kernetnya turun ke jalan untuk melihat kondisi kedua pengendara sepeda motor jenis Vespa tersebut.
“Waktu saya turun, kerah baju saya langsung ditarik, dan pelaku satunya lagi datang langsung pukul kepala saya pakai helm, setelah itu saya juga digoco (dipukul) di arah mata kiri saya, sampai akhirnya saya terguling,” tandasnya.
Dalam kondisi tergeletak, Azwar Anas mengaku sudah merasa pusing dan tak tahu berapa kali pelaku menghajarnya.
“Yang teringat di saya, waktu terguling ada satu pelaku menginjak leher saya,” ucapnya.
Dalam kondisi terus dihajar pelaku, nyawa korban masih terselamatkan setelah ada dua polisi dari Polsek Seberang Ulu 1 yang melintas di TKP.
“Saya diselamatkan polisi, dia sampai melepaskan tembakan peringatan tiga kali,” ucapnya.
Setelah pengeroyokan berhenti, korban dan kernetnya termasuk kedua pelaku diamankan ke Polsek Seberang Ulu 1 Palembang, untuk membuat laporan.
Kapolsek Seberang Ulu 1 Kompol Tatang Yulianto SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Widodo membenarkan kejadian tersebut.
“Benar memang terjadi kemarin saat ini masih kita lakukan penyelidikan,” ucapnya saat dikonfirmasi. (**)











