Demi Pulkam, Dua Pemuda Jual Motor dan Televisi Majikan

Selasa, 28 Juni 2022
Pelaku pencurian yang diamankan.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Demi bisa pulang kampung dua pemuda asal Jawa tengah ini nekat menjual televisi mewah dan satu unit motor milik majikannya sendiri, Jalan Purwosari No. 141 RL 49 Rw. 10 Kel. Bukit Sangkal, Kalidoni Palembang, Minggu sore(20/02), pukul 17:35 WIB.

Read More

Kedua pelaku adalah Sony (29) Jalan Jomas GG. F, kel. Meruya Utara, Kembangan Jakarta Barat, dan Jenal Maulana Julianto (25) Jl. Gatot Subrota  Kel. Gumung Simping,Cilacap, Jawa Tengah.

Akibatnya, kedua pelaku dilakukan penjemputan paksa dari kampung tempat tinggalnya oleh anggota satreskrim Polsekta Kalidoni Palembang, Rabu (01/06).

Kapolsek Kalidoni AKP Dwi Angga Cesario menjelaskan, kedua tersangka merupakan asisten rumah tangga dari korban pencurian.

Menurutnya aksi kedua pelaku ini terekam jelas pada kamera CCTV ruangan, terlihat jelas tersangka Sony mengambil televisi milik majikannya.

“Setelah kurang lebih tiga bulan dilakukan penyidikan dan penyelidikan tim berangkat ke Jawa tengah tepatnya di Banjar negara untuk dilakukan upaya paksa penangkapan dua orang tersangka ini,” ungkapnya.

Menurut AKP Dwi pelaku melancarkan aksinya saat rumah tempat ia bekerja dalam kondisi kosong hanya di huni oleh kedua tersangka.

“Motif mereka cari uang untuk pulang kampung,” terangnya.

Dari perbuatan Sony dan Jenal polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit televisi berukuran 42 inchi merek Samsung, dan satu unit motor matic Yamaha Mio GT.

“Kedua tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun kurungan,” pungkasnya.

Sementara dari tersangka Sony mengaku, nekat melakukan pencurian tersebut lantaran tak betah bekerja dengan majikannya.

Kata Sony ia baru bekerja sepuluh bulan dengan korban, meski begitu Sony mengaku kerap mendapat ocehan oleh majikannya.

“Saya gak betah kerja, karena sering di marahin cuman gara gara menghidupkan AC tanpa izin dia,” ungkapnya.

Dari pengakuannya televisi dan motor tersebut dijual dalam satu paket dengan harga Rp 2.8 juta.

“Karena tak punya uang untuk pulang kampung, jadi saya bawa kabur motor operasional itu serta televisi untuk ongkos pulang,” katanya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts