Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Jembatan Air Kundur di Kelurahan Alundua, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin pagi (11/1/21) amblas diduga akibat pondasi yang tergerus arus air.
Kepala Dinas PUPR Kota Pagaralam, A. Parliansyah saat dikonfirmasi via Whatsapp mengaku baru mengetahui jika ada jembatan amblas. Ia pun mengatakan pihaknya segera mengecek ke lokasi.
“Kami belum mengetahui jika ada jembatan ambruk, segera akan kami cek ke lokasi,” balas Parliansyah.
Sementara itu atas laporan Babinsa Kelurahan Alundua, Serka Abdul Halim yang kebetulan sedang melakukan patroli rutin, Camat Pagaralam Utara Beta Agusta didampingi Lurah Alundua Herlin Deslina dan ketua RW setempat meninjau langsung jembatan yang amblas dan segera memasang tanda pengaman agar pengguna jalan tidak mengalami kecelakaan dan menggunakan lajur satu arah.
“Untuk sementara kita pasang pengaman berupa kayu, agar tidak membahayakan pengguna jalan, pengendara bisa menggunakan lajur satu arah,” sampai camat.
Informasi yang didapat dari warga setempat, jembatan dua lajur sepanjang lebih kurang sepuluh meter dengan lebar masing-masing lajur enam meter merupakan jalan lingkar timur Kota Pagaralam yang menghubungkan Simpang Tanjung Aro Pagaralam Utara dengan Simpang Manak Pagaralam Selatan.
Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2016/2017 lalu dan akhir-akhir ini jarang dilalui kendaraan mengingat jembatan ‘Tebat Gheban’ pengerjaannya tengah mangkrak sudah hampir tiga tahun ini, sehingga akses Lingkar timur Tanjung Aro-Simpang Manak dialihkan kejalan lain.(**)











