Palembang, Sumselupdate.com – Aksi tiga kawanan copet dalam bus kota harus berakhir setelah diringkus oleh jajaran Tekab 134 Polresta Palembang pimpinan Katim Aiptu Agus Akbar, Rabu (14/6) sekitar pukul 11.30.
Ketiga pelaku yakni, Iwan (36), warga Jalan Lorong Sama, Kecamatan SU I, Mulyadi (31) warga Jalan KI Merogan Lorong Masuji, Kecamatan Kertapati dan Alim (48) warga Jalan Sunan, Lorong Anggar, RT34, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Semuanya dihadiahi timah panas lantaran mencoba melawan dan kabur saat akan ditangkap. Berdasarkan iformasi yang dihimpun, penangkapan spesialis copet ini berawal dari laporan korban Imtiaz Alwafa (15), warga Jalan KH M Asyik, Lorong Palapa, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan SU I yang kecopetan di dalam bus kota.
Atas laporan itu, petugas mulai melakukan pengejaran terhadap bus kota yang ditumpangi korban. Alhasil ketika berhasil dicegat dikawasan Jalan KH Wahid Hasyim tepatnya depan Polsek SU I, Palembang, ketiga pun berhasil dilumpuhkan ketika hendak kabur dari kejaran petugas.
“Lalu kita mencari keberadaan bus kota yang ditumpangi korban. Setelah bertemu rupanya bus tersebut sedang berada di kawasan SU I. Disana kita stop bus kota itu, ketiga pelaku masih ada. Saat hendak ditangkap pelaku mencoba kabur dan langsung ditumpuhkan,” ujar Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Tekab 134 Ipda Daniel.
Lanjut Daniel, ketika melakukan aksinya, ketiga pelaku ini dengan mengunakan modus operandi, awalnya 3 pelaku mengikuti korban dari dalam bus kota, lalu korban turun dari bus diikuti oleh pelaku kemudian dua orang pelaku memepet korban salah satu pelaku mengambil dan ketika di cek ternyata HP korban yang berada di dalam tas hilang.
“Untuk barang bukit kita mengamankan 1 buah Handphone Merk Lenovo Vibe milik korban. Tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KHUP, dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegasnya.
Sedangkan ketiga pelaku, mengaku nekat melakukan aksi ini lantaran kepepet kebutuhan,” Kami ini tak ada pekerjaan, pekerjaan kamiserabutan. Jadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kami terpaksa melakukan aksi ini. Apalagi ini mau lebaran,” tandasnya. (tra)











