5.149 Balita di OKU Akan Diimunisasi Serentak

Senin, 29 Februari 2016
Ibu-ibu mengikuti Rakor Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional yang digelar di Aula Puskesmas Lubuk Rukam, Kabupaten OKU, Senin (29/2).

Baturaja Sumselupdate.com –Sebanyak 5.149 balita di Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU akan menjadi sasaran pada pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang akan datang di wilayah tersebut.

Kepala Puskesmas Peninjauan, Hasanuddin, SKM saat Rakor Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016 dilaksanakan di Aula Puskesmas Lubuk Rukam, Senin (29/2), mengatakanm jumlah terebut tersebar di dua puskesmas.

Bacaan Lainnya

Untuk wilayah kerja puskesmas Lubuk Rukam sasaran imunisasi sebanyak 1.464 balita, sedangkan untuk wilayah kerja Puskesmas Peninjauan sebanyak 3.685 balita, dengan total 5.149 balita.

Di samping itu, pelaksanaan sosialisasi yang melibatkan dua puskesmas di Kecamatan Peninjauan tidak lain dalam rangka pemantapan program secara teknis pelaksanaan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dalam wilayah binaan Puskesmas Lubuk Rukam meliputi tujuh desa antara lain Desa Kepayang, Kedondong, Belimbing, Durian, Desa SP 3, Lubuk Rukam, dan Desa Bindu.

Sementara sasaran target yang akan di berikan imunisasi vaksin polio ini sebanyak 1.464 orang mulai dari umur 0-59 bulan dengan maksud agar anak-anak Indonesia terbebas dari penyakit polio. “PIN 2016 akan dilaksanakan 8–15 Maret 2016 dan hari ini mulai dilaksanakan sosialisasi,” ungkapnya.

Camat Peninjauan saat membuka kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan Pelaksanaan PIN Polio tahun 2016 di Indonesia bertujuan untuk mendukung tercapainya eradikasi polio di dunia pada akhir 2020 seluruh dunai bebas polio.

Menurutnya, masih ditemukan kantong-kantong yang tersebar pada hampir seluruh daerah yang belum terjangkau imunisasi polio sehingga pada PIN 2016 diharapkan harus bisa menjangkau lebih dari 95 persen balita di kecamatan Peninjauan.

“Alhamdulilah di kecamatan Peninjauan semua sudah terjangakau imunisasi termasuk daerah abdiling (pedalaman),” ucap Ferry.

Ferry berharap, seluruh jajaran puskesmas dan bidan desa terus melakukan sosialisasi dan kesiapan sarana maupun pendukung lainnya agar petugas PIN mampu menjangkau daerah-daerah yang terpencil dan selalu berkoordinasi dengan kades dan PKK serta kader posyandu sehingga tidak ada balita yang terlewatkan untuk imunisasi polio.

“Imunisasi wajib diberikan pada anak dan merupakan hak anak. Tidak boleh ada orangtua yang melarang sang anak mendapat vaksin. Bahkan, orang lain pun tidak boleh menghalang-halangi makanya perlu diadakan pendekatan kepada masyarakat dalam pelaksanaannya di lapangan agar masyarakat mempunyai kesadaran akan arti pentingnya imunisasi polio,” kata dia.

Ditambahkannya, sosialisasi PIN ini dilaksanakan secara serentak hari ini di Puskesmas Lubuk Rukam dan Puskesmas Peninjauan dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan PIN pada 8-15 Maret yang akan datang.

Rakor sosialisasi PIN itu dihadiri camat peninjauan, kepala UPTD Puskesmas Lubuk Rukam, Pustu, dan para bidan desa dalam binaan Puskesmas Lubuk Rukam. (yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.