Trump Turun dari Air Force One Lewat Truk Katering, Diam-diam Naik Pesawat Lain

Writer: - Kamis, 13 Agustus 2026
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadiri KTT NATO 2026 di Ankara, Türkiye, pada 8 Juli 2026. (Xinhua/Mustafa Kaya)

Washington, Sumselupdate.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap alasan dirinya diam-diam meninggalkan pesawat kepresidenan Air Force One dan menggunakan pesawat lain saat meninggalkan Turkiye bulan lalu.

Trump mengatakan, keputusan tersebut dilakukan atas arahan Secret Service dan militer AS karena adanya ancaman keamanan.

Read More

“Saya mengikuti arahan Secret Service dan militer. Mereka ingin saya menggunakan penerbangan yang berbeda, pesawat yang berbeda,” ujar Trump kepada awak media setelah mengunjungi Ohio, Selasa (11/8/2026).

Trump mengatakan dirinya tidak mengetahui secara rinci mengenai bentuk ancaman yang dimaksud. Ia memilih mengikuti instruksi aparat keamanan demi memastikan keselamatannya.

“Sepertinya memang ada ancaman. Saya tidak terlalu banyak bertanya soal itu,” katanya.

Trump juga mengaku dirinya sudah sering menerima ancaman.

“Saya sering menerima ancaman,” ujar Trump.

Sebelumnya, Trump berada di Turkiye untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO. Dalam keberangkatannya dari negara tersebut, Trump sempat menaiki Air Force One di hadapan kamera seperti biasa.

Namun, menurut laporan The Washington Post yang dikutip Xinhua, Trump kemudian diam-diam turun dari pesawat melalui sebuah truk katering bandara.

Ia selanjutnya berpindah ke pesawat Angkatan Udara AS yang berukuran lebih kecil dan berada tidak jauh dari lokasi.

Perpindahan tersebut bahkan tidak diketahui oleh sejumlah pejabat senior, staf, dan jurnalis yang berada di dalam Air Force One.

Air Force One kemudian tetap meninggalkan Turkiye dengan membawa para pejabat, staf, dan wartawan tersebut, sementara Trump telah lebih dahulu meninggalkan negara itu menggunakan pesawat lain.

Keputusan tersebut menunjukkan tingginya tingkat kewaspadaan aparat keamanan AS terhadap potensi ancaman terhadap presiden, termasuk ketika Trump melakukan perjalanan internasional.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts