Baturaja, Sumselupdate.com –Tindak kejahatan di wilayah Kabupaten OKU akhir-akhir ini terus meningkat dan sangat meresahkan warga di Bumi Sebimbing Sekundang. Ya, kali ini Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Yuliana Rolita (44) yang tinggal di Jalan KHAbdul Rahman Wahid Gotong Royong Baturaja.
Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Ibnu Sutowo Baturaja lantaran sebilah pisau tertancap persis di ulu hatinya. Ketua RT setempat Mizi, membenarkan adanya aksi penusukan yang dialami warganya, namun Ia belum mengetahui penyebab dan siapa pelakunya.
“Saya baru tahu dari laporan warga. Setelah itu langsung kami bawa ke rumah sakit. Harapan kita semoga pelaku segera ditemukan, sehingga tidak membuat resah warga,” kata Mizi.
Menurut informasi yang diterima di lapangan, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu datang ke rumah korban dengan pura-pura bertamu dan meminta tolong meminjam handphone untuk menelepon.
Korban tidak menghiraukan, selanjutnya korban masuk ke dalam dan menonton televisi.
Tiba-tiba pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan membekap mulut korban dengan kedua tangan, memaksa meminta kunci motor korban.
Korban melawan. Melihat hal tersebut pelaku mengeluarkan pisau dan menusuknya ke arah perut. Mendengar korban berteriak, pelaku langsung meninggalkan korban.
Sementara saat diwawancarai di rumah sakit dengan menahan sakit korban mengatakan, jika melihat raut mukanya, pelaku masih tergolong muda sekitar umur 17-18 tahun.
“Pelaku tu hendak mengambil motor saya yang di parkir di depan rumah,” ujar korban. Melihat kejadian itu, korban spontan berteriak maling. Diduga panik pelaku langsung mencabut pisau yang ada di pinggangnya dan menusuk bagian perut korban.
“Saya berteriak minta tolong dengan tetangga, mendengar teriakan saya pelaku menusuk dan langsung kabur,” ujar korban seraya mengatakan jika pelakunya hanya satu orang.
Kapolres OKU AKBP Dover, SIK melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Rhedy saat dihubungi melalui seluler membenarkan peristiwa penusukan itu.
“Informasi itu sudah saya ketahui. Sekarang anggota sedang melakukan penyelidikan,” katanya dan mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati. (yan)











