Muratara, Sumselupdate.com – Memasuki hari ketiga proses belajar di SDN Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tetap diliburkan. Pasalnya sampai hari ketiga ini sekolah tempat siswa belajar masih terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa.
Menurut seorang guru SDN Biaro Baru, Daim, batas waktu sekolah meliburkan siswa belum bisa ditentukan. Artinya menunggu air yang merendam sekolahan benar-benar surut.
“Kita belum bisa menentukan batas waktu libur siswa, walaupun tidak ada instruksi Diknas, lantaran sekolah masih terendam banjir,”ucapnya.
Dijelaskannya siswa diliburkan sesuai dengan kondisi air yang terus merendam sekolah.
Terpisah seorang warga, Jauzi, mengatakan sekolah dan pemukiman warga terendam banjir akibat meluapnya sungai Rawas di Rupit.
”Air datang dengan spontan, Kamis (25/2) lalu, sekitar pukul 08.00 WIB,” paparnya.
Diakuinya banjir tahunan ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab banjir kali ini terbilang lama dan tinggi.
“Memang dahsyat bajir kali ini,dalam sejarah sepuluh tahun terakhir baru kali ini banjir berkedalam hingga 1,5 meter.Dulu sebelumnya atau sepuluh tahun yang silam pernah mengalami banjir sedahsyat ini,”jelasnya.
Ia berharap kepada pemerintah agar memperhatikan masyarakat yang mengalami kebanjiran,akibat banjir aktipitas warga terhambat total.
“Kami berharap kepada pemerintah agar secepatnya bisa memberi perhatian kepada korban banjir ini,karena mengingat selama kabupaten Muratara berdiri pihak pemerintah belum pernah sama sekali ada perhatian kepada korban banjir,”pintanya. (one)











